Jakarta, mediabengkulu.co – Kementerian ATR/BPN mengangkat sumpah 311 anggota Majelis Pembina dan Pengawas PPAT Pusat (MPPP) dan Wilayah (MPPW) untuk memperkuat pelayanan pertanahan di Indonesia.
Acara digelar di Aula Prona, Kementerian ATR/BPN, Senin (12/1/2026) dan dipimpin Dirjen PHPT Asnaedi.
“Aspek pelayanan kita akan lebih baik karena peran PPAT sangat krusial. Tugas MPPP dan MPPW penting untuk meningkatkan kepuasan masyarakat,” ujar Asnaedi.
PPAT menjadi mitra strategis dalam pembuatan akta otentik terkait tanah dan bangunan.
Asnaedi, menekankan perlunya pembinaan menyeluruh bagi 24.000 anggota PPAT di seluruh Indonesia.
“Jumlah PPAT yang besar ini bisa menjadi aset untuk mempercepat layanan pertanahan. Maksimalkan potensi mereka untuk pelayanan yang profesional dan tepercaya,” tambahnya.
Dari 311 anggota yang dilantik, 5 orang MPPP hadir langsung, sedangkan 306 anggota MPPW mengikuti secara daring melalui Zoom.
Peserta yang hadir langsung berjumlah 36 orang.
Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan berita acara pengangkatan sumpah, disaksikan Direktur Pengaturan Tanah Pemerintah, Tanah Ulayat, dan Tanah Komunal, Wartomo, serta Direktur Pengaturan dan Penetapan Hak Atas Tanah dan Ruang, Suwito.
Dengan pengangkatan ini, Kementerian ATR/BPN berharap layanan pertanahan lebih cepat, profesional, dan akuntabel bagi masyarakat. (**)
Dirjen PHPT ATR/BPN: Peran PPAT Krusial Tingkatkan Layanan Pertanahan






