Rejang Lebong, mediabengkulu.id – Satu unit alat berat jenis dozer milik Dinas PUPRKP Rejang Lebong, terlihat terbengkalai di lapangan terbuka.
Kondisinya memprihatinkan, dengan cat memudar dan bagian besi mulai berkarat.
Alat yang seharusnya menunjang pembangunan infrastruktur itu kini tidak berfungsi optimal. Warga pun menyayangkan kondisi tersebut.
“Sangat disayangkan. Alat berat yang seharusnya untuk pembangunan malah dibiarkan terbengkalai,” ujar Zulkifli, warga Desa Kampung Baru, Jumat (10/4/2026).
Dinas PUPRKP Rejang Lebong belum memberikan penjelasan resmi terkait kondisi dozer tersebut.
Plh Kepala Dinas, Luhur Budi Santoso, meminta waktu untuk melakukan pengecekan ke bidang terkait.
“Mohon izin, hari Senin saya konfirmasi ke bidang yang menangani dulu karena masih banyak yang belum saya ketahui,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.
Di lapangan, sejumlah sumber menyebut kurangnya perawatan dan keterbatasan anggaran menjadi penyebab alat tidak lagi dioperasikan.
Kondisi ini memicu sorotan publik soal pengelolaan aset daerah. Pengamat pembangunan Rejang Lebong, Leonardo Sandi, menilai pemerintah perlu lebih serius menjaga aset publik.
“Jika alat berat tidak dirawat, itu akan jadi beban bagi pemerintah dan masyarakat,” katanya.
Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah agar aset daerah kembali berfungsi dan tidak terus mengalami kerusakan. (yurnal)
Dozer PUPR Rejang Lebong Terbengkalai, Warga Soroti Aset Rusak






