Nabire, mediabengkulu.id – Penyerangan bersenjata mengguncang Pos Pengamanan PT Kristal di Kilometer 38, Kampung Lagari Jaya, Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Sabtu (21/2/2026) sekitar pukul 12.00 WIT.
Dua orang tewas dan bangunan pos hangus terbakar.
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 bersama Polres Nabire langsung bergerak ke lokasi begitu menerima laporan. Petugas mengamankan area, melakukan olah TKP, dan mengevakuasi korban.
“Kami menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya kedua korban. Begitu laporan masuk, tim langsung turun melakukan pengamanan dan evakuasi,” ujar Kepala Satgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, di Nabire.
Di lokasi, aparat menemukan dua jenazah dalam kondisi hangus di antara puing bangunan yang terbakar.
Keduanya dievakuasi ke RSUD Nabire untuk identifikasi dan autopsi.
Polisi masih menunggu hasil pemeriksaan medis karena kondisi korban mengalami luka bakar berat.
Tak hanya itu, satu unit kendaraan perusahaan juga terkena tembakan. Polisi menemukan empat lubang peluru di bagian depan mobil dan kerusakan pada radiator akibat proyektil.
Namun, petugas belum menemukan selongsong peluru di sekitar TKP. Dugaan sementara, pelaku menembak dari jarak 50 hingga 100 meter.
Penyidik telah memeriksa empat saksi yang merupakan karyawan perusahaan. Saksi mendengar rentetan tembakan sebelum melihat sekitar tiga orang pelaku di sekitar lokasi. Jumlah pelaku masih didalami.
Terkait klaim tanggung jawab yang beredar di media sosial, polisi memilih berhati-hati.
“Kami tidak menyimpulkan dari klaim sepihak. Semua berbasis alat bukti dan investigasi lapangan,” tegas Yusuf.
Aparat juga mendalami isu dugaan perampasan senjata. Namun polisi memastikan tidak ada anggota Polri yang berjaga di lokasi PT tersebut saat kejadian. Informasi soal senjata masih dalam penyidikan.
Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, mengecam keras aksi tersebut.
“Kami mengecam tindakan kekerasan ini. Penegakan hukum akan kami lakukan secara profesional dan proporsional. Negara harus hadir menjaga rasa aman masyarakat,” ujarnya.
Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Adarma Sinaga, menambahkan tim gabungan kini memburu pelaku.
Aparat juga memetakan dan memprofilkan kelompok yang diduga terlibat.
“Pengejaran terus kami lakukan secara terkoordinasi. Kami dalami motif dan kemungkinan keterkaitan dengan jaringan kelompok bersenjata di wilayah ini,” katanya.
Hingga kini, penyelidikan masih berlangsung. Polisi berjanji akan menyampaikan perkembangan resmi setelah hasil investigasi lebih komprehensif. (**)
Dua Tewas dalam Serangan Pos PT Kristal Nabire, Satgas Damai Cartenz Buru Pelaku






