Rejang Lebong, mediabengkulu.co – Bupati Rejang Lebong, HM Fikri Thobari, mengimbau camat hingga perangkat desa dan kelurahan, termasuk RT dan RW, untuk bergerak cepat melakukan gotong royong membersihkan drainase di wilayah masing-masing.
Ini sebagai upaya mencegah terjadinya banjir susulan setelah hujan deras yang mengguyur Kabupaten Rejang Lebong, pada Jumat (26/9/2025) sore.
Berdasarkan hasil pengecekan lapangan, yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah, terdapat tiga persoalan utama yang menyebabkan banjir di Rejang Lebong.
Pertama, endapan Sedimen. Saluran drainase sudah cukup tinggi sehingga menghambat aliran air.
Kedua, kapasitas drainase. Kapasitas drainase yang kecil sehingga tidak mampu menampung volume air yang besar.
Ketiga, intensitas hujan. Intensitas hujan yang tinggi membuat debit air meningkat drastis.
Bupati Rejang Lebong, meminta OPD terkait, khususnya Dinas Komunikasi dan Informatika, untuk gencar mensosialisasikan langkah penanggulangan banjir, serta mengimbau masyarakat tidak membuang sampah sembarangan.
“Buang sampah sembarangan juga menjadi salah satu faktor penyebab banjir, karena saluran air tersumbat,” kata Fikri, Sabtu (27/9/2025).
Kepala Dinas Kominfo Rejang Lebong, Upik Zumratul Aini, menegaskan pihaknya akan terus menyebarkan informasi pencegahan banjir dan sampah. Melalui berbagai jalur komunikasi formal dan informal serta media massa maupun media sosial.
Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika memperkirakan hujan dengan intensitas tinggi, masih berpotensi terjadi di wilayah Rejang Lebong dalam beberapa hari ke depan.
Pemerintah daerah mengimbau warga tetap waspada dan menjaga kebersihan lingkungan. (Yurnal)
Fikri Ajak Warga Gotong Royong untuk Atasi Banjir






