Rejang Lebong, mediabengkulu.co – Gubernur Bengkulu, Helmi Hasan, menegaskan bahwa sumpah serapah dan caci maki bukanlah solusi untuk mengatasi kelangkaan BBM, yang sering terjadi di Provinsi Bengkulu.
“Sumpah serapah dan saling tuding tidak akan membuat distribusi BBM menjadi lancar. Dibutuhkan solusi nyata, bukan emosi. Solusinya adalah inovasi, solusinya adalah semangat merah putih,” ujar Helmi Hasan.
Hal ini disampaikan saat menghadiri acara di SMK 1 Rejang Lebong, pada Rabu (28/05/2025).
Helmi menambahkan, SMK 1 Rejang Lebong dapat menjadi bagian penting dalam solusi menghadapi kelangkaan BBM di Bengkulu.
“Dengan mengembangkan inovasi dan teknologi yang dapat mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil, SMK dapat berperan penting dalam menciptakan solusi yang lebih berkelanjutan dan efektif,” jelasnya.
Pemerintah Provinsi Bengkulu telah menunjukkan komitmen dalam mendukung pendidikan kejuruan, dengan aktif memberikan motivasi dan dukungan kepada para siswa SMK. Agar menjadi generasi penerus berkualitas, yang berkontribusi pada kemajuan bangsa dan negara.
“Sebagai Pemerintah Provinsi Bengkulu, saya memprioritaskan hadir di tengah-tengah SMK untuk memberikan motivasi dan dukungan penuh. Sehingga sekolah kita dapat melahirkan generasi terbaik bagi bangsa dan negara,” ungkap Helmi.
Menurut Helmi, dukungan dan penghargaan dari pemerintah sangat penting untuk memotivasi generasi muda berinovasi dan meraih prestasi terbaik.
Tanpa dukungan tersebut, semangat dan motivasi mereka dapat menurun sehingga menghambat kemajuan dan inovasi.
“Baru-baru ini, Pemerintah Provinsi Bengkulu memberikan apresiasi tinggi kepada SMK 6. Berupa hadiah senilai Rp 1 miliar, sebagai bentuk penghargaan atas inovasi minyak goreng Merah Putih, yang menunjukkan semangat nasionalisme dan kreativitas siswa,” kata Helmi.
SMK 1 Rejang Lebong juga menunjukkan potensi inovasi lainnya, dengan menciptakan motor listrik yang berpotensi dikembangkan menjadi mobil listrik.
“Jika inovasi ini mampu memenuhi tantangan yang ada, sekolah ini berpeluang besar meraih juara kedua dengan hadiah sebesar Rp 750 juta,” tutup Helmi. (Yurnal)
Gubernur Bengkulu: Emosi dan Caci Maki Tak Selesaikan Kelangkaan BBM, Butuh Inovasi Nyata






