Mukomuko, mediabengkulu.co – Areal persawahan seluas tiga hektare di Desa Dusun Baru Pelokan, Kecamatan XIV Koto, Kabupaten Mukomuko, terancam gagal panen akibat serangan hama tikus.
Hewan pengerat ini memakan tanaman padi yang sudah hampir memasuki masa panen, Selasa (26/08/2025).
Ketua Kelompok Tani Talang Sari, Arios Santoso, menyatakan hampir setengah dari tanaman padi milik warga telah rusak dimakan tikus.
“Sebagian besar padi kami habis dimakan tikus, padahal sebentar lagi akan panen,” ungkap Arios.
Arios menambahkan, akibat serangan tikus tersebut, para petani mengalami kerugian besar.
Selain kehilangan hasil panen, biaya awal yang telah dikeluarkan untuk pengolahan lahan juga tidak bisa kembali.
“Tentu sebagai ketua kelompok tani, saya harus mengambil langkah dengan melaporkan kondisi ini ke Dinas Pertanian melalui koordinator penyuluh di kecamatan,” jelas Arios.
Beruntung, pihak koordinator penyuluh segera meninjau lokasi setelah menerima laporan dari kelompok tani.
Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko melalui koordinator penyuluh, menyalurkan bantuan berupa racun hama tikus guna mencegah serangan semakin meluas.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko, Pitriani Ilyas, melalui koordinator penyuluh, mengatakan serangan hama tikus di lahan persawahan Kelompok Tani Talang Sari menyebabkan kerugian yang cukup besar bagi petani.
“Kami dari Dinas Pertanian Kabupaten Mukomuko bersama penyuluh kecamatan sedang menangani masalah ini berdasarkan laporan dari ketua kelompok tani. Kami berupaya membasmi hama tikus dengan obat-obatan pertanian. Kami berharap dengan kerja sama yang baik, serangan hama tikus ini tidak terjadi lagi di masa mendatang,” ujar Pitriani. (Wisky)
Hama Tikus Serang Tiga Hektare Sawah Kelompok Tani Talang Sari, Terancam Gagal Panen






