Kaur, mediabengkulu.co – Wakil Bupati Kaur, Abdul Hamid, menyambut baik kunjungan kerja Satuan Kerja Kementerian Sosial RI dan Kementerian Pekerjaan Umum ke Kabupaten Kaur, Rabu (23/4/2025).
Kunjungan ini dilakukan dalam rangka survei lokasi untuk pembangunan Sekolah Rakyat yang diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten Kaur.
“Kita bersyukur mendapat kunjungan langsung dari tim pusat. Harapannya, hasil survei ini bisa membawa kabar baik. Agar Kabupaten Kaur bisa menerima bantuan dan membangun Sekolah Rakyat di sini,” ujar Abdul Hamid.
Menurut Hamid, ada tiga lokasi yang diusulkan untuk pembangunan Sekolah Rakyat, yaitu di SMP 35 Berasrama Kaur, PKLK Kaur, dan lahan di Desa Cucupan, Kecamatan Tetap.
Ketiga lokasi ini dinilai strategis untuk mendukung pendidikan inklusif dan merata bagi masyarakat di Kaur.
Wabup juga menekankan pentingnya kunjungan ini, karena Kabupaten Kaur menjadi daerah pertama di Provinsi Bengkulu yang disurvei langsung oleh Kemensos untuk program Sekolah Rakyat.
“Ini langkah awal yang besar bagi dunia pendidikan kita. Kami berharap Kaur bisa menjadi contoh kabupaten yang serius dalam membangun pendidikan dari bawah,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan dari Kemensos RI, Sabiludin, menjelaskan survei ini bertujuan memastikan kesiapan lokasi dan kelayakan sekolah untuk menerima program bantuan Sekolah Rakyat.
Beberapa aspek penting yang dinilai antara lain legalitas lembaga, kondisi infrastruktur, kapasitas siswa, dan ketersediaan lahan.
“Minimal ada lahan 5 sampai 10 hektar yang disiapkan untuk program ini. Hasil survei ini akan kami laporkan ke pusat untuk penentuan lebih lanjut,” jelas Sabiludin.
Dengan adanya survei ini, Pemerintah Kabupaten Kaur berharap bisa menjadi bagian dari daerah penerima bantuan pembangunan Sekolah Rakyat. Demi membuka akses pendidikan yang lebih luas dan inklusif untuk anak-anak di pelosok daerah.
Sumber: Mitra Humas






