Bengkulu, media Bengkulu – Pemerintah Provinsi Bengkulu terus memperkuat pengendalian inflasi daerah. Upaya itu dilakukan melalui Capacity Building Tim Pengendalian Inflasi Daerah Provinsi Bengkulu.
Kegiatan bertema Pelaporan One Page Summary dan Program Unggulan TPID se-Provinsi Bengkulu ini digelar di Hotel Santika Bengkulu, Senin (26/1/2026).
Acara dibuka langsung oleh Pj Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, mengapresiasi kinerja TPID Bengkulu.
Ia menyebut TPID Provinsi Bengkulu meraih peringkat kedua terbaik dari 10 provinsi di Sumatera dalam pengendalian inflasi.
“Capaian ini menunjukkan Bengkulu berada di jalur yang tepat dalam pengendalian inflasi dan penurunan kemiskinan,” kata Wahyu.
Ia menekankan, agar keberhasilan tersebut dirasakan hingga kabupaten dan kota.
Capacity building ini diharapkan menjadi sarana berbagi praktik terbaik pengendalian inflasi daerah.
Sementara itu, Herwan Antoni menyampaikan inflasi Bengkulu hingga akhir 2025 tetap terkendali.
Inflasi tercatat 2,77 persen (year on year) dan masih berada dalam target nasional 1,5–3,5 persen.
Kondisi tersebut didukung oleh konsumsi masyarakat yang membaik serta pertumbuhan ekonomi yang tetap positif.
Pada triwulan III 2025, ekonomi Bengkulu tumbuh 4,56 persen (YoY).
Herwan menjelaskan, pengendalian inflasi dilakukan melalui sinergi TPID dengan kerangka 4K, yakni keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif.
Berbagai langkah telah dilakukan, mulai dari pemantauan harga, pengamanan pasokan pangan, operasi pasar murah, sidak pasar, hingga dukungan pembiayaan dan transportasi melalui APBD.
Namun demikian, Herwan mengingatkan potensi risiko inflasi pangan. Kenaikan permintaan dan keterbatasan produksi, khususnya cabai dan daging ayam ras, perlu diantisipasi.
“TPID harus terus memperkuat sinergi dengan program nasional seperti GNPIP dan meningkatkan inovasi daerah,” pungkasnya. (mc)
Inflasi Terkendali, TPID Bengkulu Masuk Terbaik Kedua se-Sumatera






