Insiden Berdarah di Lubuk Alai, Tembakan Senjata Api gegerkan Warga

Konferensi Pers Polres Rejang Lebong, Kamis (26/6/2025). (foto: Yurnal)

Rejang Lebong, mediabengkulu.co – Sebuah insiden berdarah mengguncang Desa Lubuk Alai, Kecamatan Sindang Beliti Ulu, Kabupaten Rejang Lebong, pada Sabtu, 7 Juni 2025, sekitar pukul 08.30 WIB.

Tindak pidana penganiayaan dengan senjata api terjadi antara tersangka, RY (32) dan korban, Andre Delanza (29), keduanya warga Desa Lubuk Alai.

Polres Rejang Lebong melalui kasi humas, AKP Sinar simanjuntak mengatakan, kejadian bermula ketika korban sedang membersihkan alat mesin kopi di atas motor di rumahnya. Tersangka memanggil korban, namun tidak dijawab.

“Saat dipanggil kembali dan dijawab oleh korban, tersangka bertanya, “Jadi, dak giling kopi aku nih?” Korban menjawab, “Ao(iya-red).” Jelas Sinar Simanjuntak, dalam konferensi pers, Kamis (26/6/2025).

Korban kemudian mengambil motor dengan alat giling kopi di atasnya dan memarkirnya di sebelah rumah tersangka.

Setelah itu, korban mengambil karung kopi dari rumah tersangka dan membawanya ke tempat motor yang sudah diparkir sebelumnya. Tanpa disadari, tersangka mengikuti korban dari belakang.

Tiba-tiba, korban mendengar suara tembakan dan merasakan sakit di bagian belakang kepala kanannya.

Korban melihat darah di tangannya setelah memegang belakang kepala kanannya, lalu berbalik badan dan melihat tersangka memegang senjata api.

“Beruntung, korban berhasil lari ke rumah dan mengunci pintu, sementara tersangka melarikan diri,”kata S. Simanjuntak.

Setelah kejadian, korban dilarikan ke Rumah Sakit AR Bunda Kota Lubuk Linggau untuk mendapatkan perawatan medis.

Insiden ini menimbulkan ketakutan di kalangan warga Desa Lubuk Alai dan menimbulkan pertanyaan tentang keamanan dan penegakan hukum di wilayah tersebut. (Yurnal)