Tangerang Selatan, mediabengkulu.co – Kota Tangerang Selatan menjadi lokasi uji coba integrasi Nomor Identifikasi Bidang dengan Nomor Objek Pajak.
Program kolaboratif antara Kantor Pertanahan Kota Tangsel dan Pemkot Tangsel ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat akurasi data pertanahan sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah.
Wamen ATR/Waka BPN, Ossy Dermawan, mengapresiasi langkah ini saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan pemaparan program di Kota Tangsel.
“Saya sangat mengapresiasi pilot project integrasi NIB dan NOP yang dijalankan Kantah dan Pemkot Tangsel. Dari sisi pertanahan, program ini memberi data yang sangat akurat, sementara dari sisi pemda, manfaatnya terasa dalam bentuk peningkatan potensi pendapatan daerah,” kata Wamen Ossy.
Menjawab pertanyaan seputar rencana implementasi program secara nasional, Wamen Ossy menekankan pentingnya kesiapan data sebagai landasan utama.
“Kita harus memastikan data pertanahan sudah lengkap. Dengan begitu, Kantah bisa bertransformasi dan bersinergi dengan berbagai instansi dalam menyatukan data,” ujarnya.
Wamen Ossy berharap, program ini benar-benar bisa diluncurkan secara lebih luas setelah fase uji coba.
Ia mendorong seluruh pihak yang terlibat untuk terus bekerja sama agar manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
Selain Pemkot Tangsel, sejumlah pihak yang ikut terlibat dalam program ini antara lain Kementerian Komunikasi dan Digital serta Bapenda Kota Tangsel.
Dalam kunjungannya ke Kantah Tangsel, Wamen Ossy, juga menyempatkan diri menyapa warga yang sedang mengurus layanan pertanahan dan memastikan bahwa pelayanan berjalan optimal.
Ia juga meninjau langsung beberapa ruangan kerja di kantor tersebut.
Turut mendampingi dalam kunjungan ini antara lain Tenaga Ahli Bidang Administrasi Negara dan Good Governance, Adjie Arifuddin; Tenaga Ahli Bidang Percepatan Penyelesaian Isu Strategis, Hendri Teja; Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Banten, Sudaryanto; perwakilan Ombudsman RI, Yeka Hendra Fatika; Kepala Ombudsman RI Perwakilan Banten, Fadli Afriadi; serta Kepala Kantah Kota Tangsel, Shinta Purwitasari. (**)
Integrasi NIB dan NOP Diuji Coba di Tangsel, Wamen ATR Harap Akurasi Data dan Kenaikan PAD






