Bengkulu, mediabengkulu.id – Suasana Aula Endra Dharmalaksana mendadak serius, Senin pagi (27/4/2026).
Kapolda Bengkulu, Irjen Pol Mardiyono, memimpin langsung gelar operasional Triwulan I 2026.
Forum ini bukan sekadar rapat rutin, tapi jadi momen evaluasi dan peringatan keras bagi seluruh jajaran.
Di hadapan para pejabat utama dan Kapolres, Kapolda menegaskan: situasi kamtibmas memang masih terkendali, tapi ancaman ke depan tidak bisa dianggap ringan.
“Ini momentum evaluasi sekaligus menyusun langkah ke depan. Kita tidak boleh lengah,” tegasnya.
Polres Berprestasi Diganjar, yang Terendah Disorot
Dalam forum itu, penghargaan diberikan kepada satuan kerja terbaik. Polres Kaur mencatat kinerja menonjol dalam Ops Keselamatan Nala 2026, sementara Polres Mukomuko berada di posisi terbawah.
Pada Ops Pekat Nala I 2026, jajaran Polda Bengkulu mencetak capaian tertinggi. Sebaliknya, Polres Bengkulu Tengah mencatat hasil terendah.
Sementara untuk Ops Pekat Nala II 2025, Polres Seluma tampil unggul, sedangkan Polres Lebong menjadi yang terendah.
Ancaman El Nino Jadi Perhatian Utama
Kapolda menyoroti potensi kemarau ekstrem akibat fenomena El Nino yang diprediksi memuncak Agustus 2026.
“Dampaknya serius. Risiko karhutla meningkat, produksi pangan turun, dan kesehatan masyarakat terancam,” ujarnya.
Ia meminta seluruh jajaran bergerak cepat melakukan langkah pencegahan, termasuk edukasi masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar.
Dampak Global Mulai Terasa di Daerah
Tak hanya iklim, Kapolda juga menyinggung tekanan ekonomi global. Kenaikan harga energi dan gangguan rantai pasok mulai terasa hingga daerah.
“Di Bengkulu, harga plastik bahkan naik dua kali lipat. Ini berdampak ke pelaku usaha dan daya beli masyarakat,” jelasnya.
Ia memerintahkan fungsi intelijen dan Binmas untuk memantau harga, potensi PHK, hingga risiko gejolak sosial.
Integritas Jadi Sorotan Tajam
Kapolda juga menyinggung kasus yang mencoreng institusi Polri di daerah lain. Ia mengingatkan hal serupa tidak boleh terjadi di Bengkulu.
“Jaga integritas. Tidak ada toleransi untuk pelanggaran. Kepercayaan publik adalah segalanya,” tegasnya.
Program MBG Ikut Diawasi
Terkait program Makan Bergizi Gratis, Kapolda menyoroti laporan dugaan makanan tidak layak di Bengkulu Tengah.
“Pastikan program berjalan aman dan sesuai standar. Jika ada masalah, segera perbaiki,” ujarnya.
Pesan Jelang Hari Bhayangkara
Menutup arahannya, Kapolda meminta seluruh personel tetap profesional, humanis, dan siap menghadapi tantangan ke depan.
“Dengan kesiapan yang matang, kita bisa jaga Bengkulu tetap aman dan kondusif,” pungkasnya. (**)
Kapolda Bengkulu Warning Keras: El Nino, Harga Naik, hingga Integritas Polisi Disorot






