Seluma, mediabengkulu.co – Menjelang bulan Ramadhan 1446 Hijriah, harga cabai merah beranjak naik, saat ini harga cabai di Pasar Tradisional Kabupaten Seluma tembus diangka Rp 60.000 per kilogramnya, dari sebelumnya Rp 50.000 per kilogram.
Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Seluma melalui Kepala Bidang Pengawas Perdagangan, Elyta Prisi, mengatakan naiknya harga cabai merah ini dikarenakan permintaan masyarakat yang meningkat tajam, sedangkan stok terbatas.
“Beberapa hari lalu turun Rp 50.000, hari ini harga cabai merah kembali naik Rp 60.000 per kilogramnya. Hal ini karena permintaan masyarakat yang cukup tinggi,” ungkap Elyta Prisi, Senin (20/1/2025).
Menurut Elyta Prisi, para petani cabai memang sudah masuk musim panen, namun hasilnya belum maksimal, karena dampak dari cuaca ekstrem yang saat ini masih melanda Kabupaten Seluma.
“Hasil panen petani kita belum maksimal karena pengaruh cuaca, hujan terus. Ini Sangat berdampak pada cabai petani,” terang Elyta Prisi.
Selain cuaca ekstrem, harga cabai merah diprediksi akan kembali naik. Sebab telah mendekati bulan suci Ramadhan dan hari raya Idul Fitri 1446 Hijriah.
Mengantisipasi permasalahan ini, Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Seluma akan terus berkoordinasi ke Disperindag Provinsi Bengkulu, dalam upaya menstabilkan harga cabai merah ini.
“Untuk mencukupi stok, cabai didatangkan dari Curup. Kami terus berkoordinasi ke Disperindag Provinsi Bengkulu, menyikapi naiknya harga cabai merah ini,” sampai Elyta Prisi.
Laporan: Alsoni Mukhtiar // Editor: Sony






