Kapolda Bengkulu Bedah Rumah hingga Lepas Tukik di Enggano

Kapolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono meletakkan batu pertama program bedah rumah di Desa Meok Pulau Enggano
apolda Bengkulu Irjen Pol Mardiyono melakukan peletakan batu pertama program bedah rumah di Desa Meok, Pulau Enggano, sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat. (foto: ist)

Enggano, mediabengkulu.id – Kapolda Bengkulu, Irjen Pol. Mardiyono, menunjukkan aksi nyata di Pulau Enggano, Bengkulu Utara, 14–15 April 2026.

Ia mendorong program sosial dan pelestarian lingkungan langsung di tengah masyarakat.

Salah satu fokusnya, pembangunan rumah layak huni. Kapolda memulai program bedah rumah ke-75 di Desa Meok dengan peletakan batu pertama. Ia juga menyapa langsung pemilik rumah.

Program ini ditujukan untuk meningkatkan kualitas hidup warga sekaligus memperkuat kehadiran Polri di wilayah terluar.

Kapolda kemudian meninjau bakti kesehatan dan sosial di Kantor BPD Enggano.

Warga mendapat layanan pemeriksaan gratis, mulai dari gula darah, kolesterol, asam urat hingga kesehatan gigi.

Tak hanya itu, Polri menyalurkan 120 karung beras dan 100 paket mainan anak melalui perwakilan kepala suku.

“Kami ingin hadir bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga menjadi solusi bagi kebutuhan masyarakat,” ujar Mardiyono.

Ia menegaskan, program sosial ini adalah bentuk pengabdian nyata Polri.

“Bedah rumah, layanan kesehatan, dan bantuan sosial ini kami lakukan untuk membantu masyarakat secara langsung,” tegasnya.

Di sektor lingkungan, Kapolda memimpin penanaman 500 bibit kelapa di pesisir Pantai Enggano. Ia juga melepas 50 ekor tukik ke laut.

Aksi ini menjadi langkah menjaga ekosistem pesisir sekaligus mengedukasi warga.

“Kami ingin menumbuhkan kesadaran bersama untuk menjaga alam Enggano agar tetap lestari,” ujarnya.

Rangkaian kegiatan ini menegaskan peran Polri yang tak hanya fokus pada keamanan.

Kehadiran Polri juga menyentuh sisi sosial dan lingkungan, sekaligus memperkuat sinergi dengan masyarakat Enggano. (**)