Purwakarta, mediabengkulu.id – Kapolri Listyo Sigit Prabowo, menegaskan pentingnya sinergi antara polisi, pengusaha, dan buruh dalam peringatan HUT ke-53 Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia dan Hari Pekerja Indonesia di Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Sabtu (21/2/2026).
Menurut Kapolri, kolaborasi lintas elemen menjadi kunci menghadapi dinamika global yang berdampak langsung pada kondisi ketenagakerjaan nasional.
“Harapan kita sinergitas dan kolaborasi semakin kuat, karena dinamika global tidak mudah dan berdampak ke dalam negeri,” kata Sigit.
Ia menyebut setiap negara kini berlomba memperkuat sumber daya. Tanpa persatuan, gejolak tenaga kerja berpotensi meningkat.
Dorong Lapangan Kerja Baru
Kapolri mengatakan pemerintah di bawah Prabowo Subianto tengah menjalankan program strategis nasional untuk meredam dampak global, termasuk hilirisasi dan pembangunan 18 industri strategis.
“Program ini diharapkan membuka lapangan pekerjaan baru,” ujarnya.
Menurutnya, iklim investasi yang sehat hanya bisa tercapai jika hubungan pengusaha dan serikat pekerja berjalan seimbang.
“Pengusaha harus mau berinvestasi, tetapi hak pekerja juga wajib diperhatikan,” tegasnya.
Polri Dukung Hak Buruh
Kapolri memastikan Polri tetap mengawal perjuangan buruh selama dilakukan sesuai aturan.
“Buruh silakan memperjuangkan haknya melalui koridor hukum yang benar. Kami akan mendukung,” ucapnya.
Ia juga meminta pekerja Indonesia meningkatkan keterampilan agar mampu bersaing di tingkat internasional.
“Kita buktikan buruh Indonesia profesional, tangguh, dan tidak kalah hebat dari negara lain,” tutupnya. (**)
Kapolri Ajak Buruh Bersatu Hadapi Tantangan Global






