Lambat Penanganan, Pelanggan Kembali Keluhkan Pelayanan PLN ULP Tais

Petugas saat memperbaiki korsleting listrik pelanggan. (foto: istimewa)

Seluma, mediabengkulu.id – Pelayanan PLN ULP Tais kembali dikeluhkan oleh masyarakat Kabupaten Seluma.

Kali ini pelayanan dikeluhkan oleh salah satu pelanggan dari Desa Tanjungan, Kecamatan Seluma Selatan.

Pelanggan tersebut menilai bahwa petugas piket PLN ULP Tais lambat menindaklanjuti laporan yang ia sampaikan.

Padahal saat itu listrik di rumahnya dalam kondisi emergency atau darurat karena terjadi korsleting yang membuat kWh meter meledak.

“kWh meternya turun. Waktu dihidupkan ada bunyi meledak. Terus saya langsung menelpon petugas PLN yang piket malam ini,” kata dia, Senin (13/4/2026).

Namun bukannya segera menindaklanjuti laporan tersebut. Ia malah mendapatkan jawaban yang kurang memuaskan selaku pelanggan dan disuruh untuk memperbaikinya sendiri.

“Kata petugasnya tadi waktu saya telpon itu karena korsleting. Saya disuruh memperbaikinya sendiri dan telpon langsung dimatikan. Apakah seperti itu pelayanan PLN,” keluhnya.

Sementara Manajer PLN ULP Tais, Didin Putri Madina, saat dikonfirmasi melalui WhatsApp terkait keluhan pelanggan.

Menyampaikan bahwa laporan yang disampaikan oleh pelanggan sudah ditangani oleh petugas dan ada kesalah pahaman antara pelanggan dengan petugas.

“Selamat malam pak. Ijin untuk laporan tersebut sudah ditangani oleh petugas. Ada kesalah pahaman antara pelanggan petugas,” terang Didin Putri Madina.

Sementara untuk petugas yang mematikan telepon saat menerima laporan dari pelanggan. Itu bukan disengaja oleh petugas mematikan telepon.

Hal tersebut terjadi karena ada gangguan sinyal, karena petugas piket tengah memperbaiki gangguan jaringan di wilayah Kecamatan Seluma Timur.

“Bukan sengaja dimatikan, itu kerana sinyal. Petugas lagi berada di Seluma Timur,” ungkap Didin Putri Madina.

Laporan: Alsoni Mukhtiar // Editor: Helen