Lewati Medan Ekstrem, Polres Aceh Tengah Antar Sembako ke Desa Terisolir Jamat

Takengon, mediabengkulu.co – Polres Aceh Tengah menembus medan sulit untuk menyalurkan bantuan bagi warga terdampak bencana di Kecamatan Linge.

Kapolres Aceh Tengah AKBP Muhamad Taufiq, bersama personel Polres dan BKO Brimob Polda Aceh mendistribusikan logistik ke desa-desa terisolir, Minggu (4/1/2026).

Personel menggunakan sepeda motor trail untuk menjangkau lokasi.

Banjir bandang dan tanah longsor sebelumnya memutus akses jalan menuju wilayah tersebut.

Polres Aceh Tengah menyalurkan puluhan paket sembako dan perlengkapan alat tulis.

Bantuan diberikan untuk lima desa terdampak di Kemukiman Jamat, Kecamatan Linge.

Selain sembako, Kapolres mengawal distribusi sling kawat baja sepanjang 1.000 meter bantuan BPBD Aceh Tengah.

Sling diangkut menggunakan truk dinas Polres Aceh Tengah.

Sling kawat baja tersebut akan digunakan sebagai akses penyeberangan sementara.

Jalan dan jembatan penghubung ke lima desa terisolir saat ini terputus akibat bencana.

Penyerahan bantuan dilakukan di pinggiran Sungai Kali Ili, Desa Owaq.

Kapolres Aceh Tengah menyerahkan bantuan kepada Mukim Kemukiman Jamat, Ilyas.

Penyerahan disaksikan Reje Kute Reje Hamdan, Reje Payung Sejahtera, dan Sertalia.

Selanjutnya, bantuan akan diseberangkan ke desa-desa terisolir melalui jalur sling.

Personel Polsek Linge dan BKO Brimob bersiaga membantu warga membangun jembatan penyeberangan sementara.

Kapolres Aceh Tengah menyebut pendistribusian ini sebagai wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat terdampak bencana.

“Kami berupaya memastikan kebutuhan dasar warga di daerah terisolir tetap terpenuhi,” ujar AKBP Muhamad Taufiq.

Mukim Kemukiman Jamat, Ilyas, bersama para reje menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Polres Aceh Tengah atas bantuan dan perhatian yang diberikan. (**)