Longsor, Tutup Akses Desa Lebong Tandai

Tanah longsor menutup akses utama ke Desa Lebong Tandai, Kecamatan Napal Putih, Kabupaten Bengkulu Utara, Jumat (12/9/2025). (foto:ist)

Bengkulu Utara, mediabengkulu.co – Tanah longsor menutup akses utama ke Desa Lebong Tandai, Kecamatan Napal Putih, Kabupaten Bengkulu Utara, pada Jumat (12/9/2025).

Longsor terjadi di jalur Lobang Tengah Gelombuk, tepat di jalur molek (motor lori ekspres) yang biasa digunakan warga.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, material longsor menutup jalur sepanjang 50 meter dan membuat jalur molek tidak bisa dilalui hingga saat ini.

“Longsor terjadi dini hari saat hujan deras mengguyur kawasan itu sejak malam,” kata salah satu warga, Iwan (43).

Akibat tertutupnya jalur utama, aktivitas keluar-masuk desa terhambat.

Warga terpaksa menggunakan jalur alternatif melalui jalan TMMD, namun hanya bisa dilalui jika cuaca cerah.

“Warga tetap bisa keluar masuk lewat jalan alternatif TMMD, tapi kalau hujan, jalannya sangat berisiko,” ungkap Hery Yunita (45), warga setempat.

Pihak Tripika Kecamatan Napal Putih langsung turun tangan setelah mendapat laporan.

Bersama masyarakat, mereka melakukan gotong royong membersihkan material longsor agar jalur bisa segera dibuka.

“Kami sudah berkoordinasi dengan masyarakat dan aparat desa untuk membuka akses secepatnya,” ujar perwakilan Tripika setempat.

Saat ini, proses pembersihan masih berlangsung secara manual karena alat berat belum bisa masuk ke lokasi akibat medan yang sulit.

Pemerintah daerah mengimbau warga tetap waspada, terutama karena intensitas hujan masih tinggi di wilayah tersebut. (hln)