Jakarta, mediabengkulu – Pemerintah memperkuat tata kelola Program Magang Nasional 2026, untuk menyiapkan sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.
Program ini ditargetkan menjangkau 100 ribu lulusan baru dari berbagai daerah.
Penguatan dilakukan untuk memastikan program berjalan terukur, transparan, dan selaras dengan kebutuhan dunia usaha dan industri.
Program Magang Nasional menjadi jembatan antara dunia pendidikan dan pasar kerja.
Peserta memperoleh pengalaman kerja langsung, peningkatan keterampilan teknis dan nonteknis, serta pemahaman budaya kerja industri.
Pemerintah juga menjamin perlindungan sosial dan uang saku yang layak bagi peserta.
Kebijakan ini menjadi bentuk keberpihakan negara kepada generasi muda pencari kerja.
Tata Kelola Diperbaiki
Pemerintah memfokuskan perbaikan pada sistem seleksi dan pengawasan program.
Kemitraan dengan sektor swasta, BUMN, serta kementerian dan lembaga terus diperluas.
Langkah ini ditujukan untuk membangun ekosistem pemagangan nasional yang inklusif dan berkelanjutan.
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, menegaskan bahwa Program Magang Nasional merupakan investasi strategis pembangunan manusia Indonesia.
“Pemerintah akan kembali membuka kesempatan bagi lulusan baru pada pertengahan 2026 dengan kapasitas minimal 100 ribu peserta,” ujar Teddy, Senin (2/2/20026).
Menurutnya, program ini tidak sekadar ajang belajar kerja.
Pemerintah ingin membangun koneksi langsung antara talenta muda dan dunia industri.
“Lulusan baru harus memiliki pengalaman kerja yang relevan agar siap bersaing dan berkontribusi pada ekonomi nasional,” katanya.
Dukungan Kementerian Ketenagakerjaan
Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, menilai keberlanjutan Program Magang Nasional mencerminkan komitmen pemerintah dalam menciptakan tenaga kerja kompeten dan adaptif.
“Program pemagangan nasional adalah instrumen penting dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompetitif untuk jangka panjang,” ujar Yassierli.
Ia menegaskan pemerintah akan terus mendorong kolaborasi dengan dunia usaha dan industri.
“Kami ingin pemagangan memberi nilai tambah, baik bagi peserta maupun perusahaan,” katanya.
Pendaftaran Dibuka Bertahap
Pemerintah membuka pendaftaran Program Magang Nasional 2026 secara bertahap melalui platform resmi.
Skema ini memberi akses yang adil bagi lulusan baru dari berbagai latar belakang pendidikan dan wilayah.
Tingginya minat dunia usaha dan industri menjadi sinyal positif atas keberlanjutan program.
Di tengah tantangan ketenagakerjaan dan transformasi ekonomi, penguatan Program Magang Nasional 2026 menegaskan kehadiran negara dalam menyiapkan generasi muda yang siap kerja, produktif, dan berdaya saing. (**)
Magang Nasional 2026 Diperkuat






