Bogor, mediabengkulu – Presiden Prabowo Subianto menyatakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menjangkau 60 juta penerima manfaat.
Program ini juga menciptakan sekitar 1 juta lapangan kerja di berbagai daerah.
Capaian tersebut menegaskan MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan gizi. Program ini turut menggerakkan ekonomi rakyat secara langsung.
“MBG kita sudah sampai 60 juta penerima hari ini. Dengan 22 ribu dapur yang sudah operasional, kita sudah menciptakan lapangan kerja 1 juta,” kata Prabowo.
Hal tersebut disampaikan saat memberikan taklimat pada Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Bogor, Jawa Barat.
Presiden menjelaskan saat ini terdapat 22.275 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi.
Selain itu, 13.829 dapur masih dalam proses penilaian dan pengajuan.
Menurut Prabowo, setiap dapur SPPG menyerap sedikitnya lima tenaga kerja yang digaji harian.
Tenaga kerja tersebut meliputi juru masak, pengelola dapur, hingga petugas distribusi.
Selain menyerap tenaga kerja langsung, MBG juga menggerakkan rantai pasok pangan lokal.
Setiap dapur membutuhkan pasokan sayur, telur, ikan, ayam, dan daging dari wilayah sekitar.
Presiden menyebut satu dapur dapat melibatkan 10 hingga 20 pemasok lokal.
Mereka berasal dari kalangan petani, peternak, dan nelayan desa.
Prabowo menargetkan MBG menjangkau 82 juta penerima manfaat paling lambat Desember 2026.
Seiring perluasan tersebut, jumlah dapur SPPG akan terus bertambah.
“Itu nanti di ujungnya kalau kita sampai 82 juta penerima, kita akan menciptakan 3 sampai 5 juta lapangan kerja,” ujarnya.
Presiden menegaskan kebutuhan utama rakyat adalah pekerjaan yang nyata dan berkelanjutan.
Ia menilai lapangan kerja hanya bisa tercipta melalui kebijakan konkret dan kerja langsung di lapangan.
Melalui MBG, pemerintah memadukan pemenuhan gizi dan penciptaan lapangan kerja dalam satu strategi pembangunan.
Program ini diharapkan mempercepat pengurangan kemiskinan, memperkuat ekonomi desa, dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia nasional. (**)
MBG Jangkau 60 Juta, Prabowo Klaim 1 Juta Lapangan Kerja






