Jakarta, mediabengkulu.co – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN, Nusron Wahid, meminta seluruh pegawai berkomitmen meningkatkan layanan pertanahan dan tata ruang di awal 2026.
Ia menekankan evaluasi rutin agar proses pelayanan lebih cepat dan terukur.
“Resolusi 2026 adalah membangun visi pelayanan bersama. Setiap tiga bulan, kita evaluasi agar tidak ada dokumen yang menumpuk,” tegas Menteri Nusron, Selasa (13/1/2026), saat membina jajaran Kantor Wilayah BPN Provinsi DKI Jakarta di Jakarta Timur.
Menteri Nusron menekankan kepastian layanan bagi masyarakat, baik dari sisi hukum maupun waktu penyelesaian.
“Jika berkas memenuhi syarat dalam tujuh hari, masyarakat harus tahu sudah sampai proses mana. Begitu 14 hari, harus jelas tahapannya,” ujarnya.
Ia juga meninjau progres penyelesaian berkas pertanahan. Semua kantor pertanahan telah mempercepat proses sejak kuartal IV 2025.
“Berkas Q1 2025 harus selesai akhir Januari, Q2 selesai minggu pertama atau kedua Februari, dan seterusnya,” tegasnya.
Kepala kantor pertanahan di DKI Jakarta memaparkan progres dan tantangan pelayanan di wilayah masing-masing.
Diskusi ini bertujuan memetakan permasalahan pertanahan untuk perbaikan layanan.
Kegiatan ini dihadiri Dirjen Survei dan Pemetaan Pertanahan dan Ruang, Virgo Eresta Jaya; Dirjen PHPT, Asnaedi; Staf Khusus Menteri Bidang Komunikasi Strategis, Muda Saleh; serta sejumlah pejabat tinggi Kementerian ATR/BPN. (**)
Menteri Nusron Ajak Pegawai BPN Percepat Layanan Pertanahan Tahun 2026






