Bengkulu, mediabengkulu.co – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Bengkulu, Mohd. Gustiadi, S.Sos, minta penanganan khusus terhadap titik-titik rawan longsor dan angin kencang di ruas jalan provinsi yang menghubungkan Curup hingga Lebong Selatan.
Perhatian ini semakin meningkat setelah kejadian longsor baru-baru ini yang menutupi sebagian ruas jalan, memperlihatkan urgensi penanganan serius terhadap masalah ini.
“Kejadian longsor hampir setiap tahun terjadi, terutama saat hujan intens. Dua titik rawan telah teridentifikasi, dan ada sekitar empat titik lagi yang memerlukan penanganan khusus,” ungkap Mohd. Gustiadi, yang akrab disapa Edi Tiger.

Edi Tiger menegaskan bahwa keberadaan titik-titik rawan ini menjadi ancaman serius bagi keselamatan pengguna jalan serta kelancaran arus transportasi.
“Tindakan preventif dan penanganan dini harus dilakukan untuk mengurangi risiko kejadian longsor yang dapat mengganggu aktivitas transportasi dan merugikan masyarakat,” ungkap dia, Minggu (3/3/2024).
Selain itu, Edi Tiger juga meminta pemerintah daerah dan instansi terkait untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap infrastruktur jalan di daerah tersebut.
“Perlu dilakukan pemantauan dan perawatan rutin terhadap ruas jalan provinsi yang rentan terhadap bencana alam seperti longsor dan angin kencang,” papar dia. (Adv)






