Kota Bengkulu, mediabengkulu.id – Pencarian nelayan yang tenggelam di Pantai Kualo Pasir Putih akhirnya membuahkan hasil.
Korban, Sapril alias Ujang Sidik (53), ditemukan meninggal dunia pada Selasa sore (7/6/2026).
Jasad korban ditemukan di kawasan Lentera Merah, tidak jauh dari bibir pantai.
Penemuan ini mengakhiri pencarian intensif selama tiga hari oleh tim gabungan.
Tim terdiri dari BPBD Kota Bengkulu, Basarnas, Polairud, serta Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Bengkulu.
Kepala Dinas Damkar dan Penyelamatan Kota Bengkulu, Yuliansyah, membenarkan penemuan tersebut.
Ia menyebut jasad korban pertama kali ditemukan nelayan setempat.
“Benar, korban ditemukan sore tadi di Lentera Merah. Jasad langsung dibawa ke RS Bhayangkara, lalu ke rumah duka untuk dimakamkan,” ujar Yuliansyah.
Sebelumnya, Wakil Wali Kota Bengkulu, Ronny P. L. Tobing, juga turun langsung memantau proses pencarian.
Insiden bermula pada Sabtu sore saat korban melaut bersama rekannya, Beri (62).
Keduanya mencari ikan menggunakan sampan di tengah cuaca buruk.
Perahu yang mereka tumpangi terbalik. Beri, berhasil menyelamatkan diri dengan berenang ke tepi, sementara korban hilang dan tenggelam.
Tragedi ini menjadi pengingat keras bagi nelayan untuk lebih waspada terhadap kondisi cuaca saat melaut. (**)
Nelayan Tenggelam Ditemukan Tewas di Hari Ketiga






