Jakarta, mediabengkulu.id – Polri menegaskan Operasi Ketupat 2026 bukan sekadar pengamanan mudik.
Operasi ini menjadi misi kemanusiaan untuk memastikan masyarakat aman saat berlibur.
Kasatgas Humas, Brigjen Pol. Tjahyono Saputro, turun langsung meninjau Taman Mini Indonesia Indah, Senin (23/3/2026).
Ia memastikan pengunjung menikmati libur Lebaran dengan rasa aman.
Data di lapangan menunjukkan lonjakan pengunjung. Sebanyak 16.500 orang datang sehari sebelumnya, dengan total mencapai 54.000 selama libur Lebaran.
“Operasi Ketupat ini adalah operasi kemanusiaan. Kami ingin masyarakat bisa beraktivitas dengan aman dan nyaman, termasuk saat wisata bersama keluarga,” ujar Tjahyono.
Polri menyiagakan personel di berbagai titik, termasuk destinasi wisata.
Kehadiran petugas menjadi bentuk pelayanan langsung kepada masyarakat.
“Kami pastikan pengunjung bisa menikmati liburan dengan tenang. Personel kami hadir untuk menjaga situasi tetap kondusif,” tegasnya.
Polri juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada. Keselamatan harus menjadi prioritas, baik saat liburan maupun perjalanan arus balik.
“Kami imbau masyarakat jaga kondisi fisik dan patuhi arahan petugas. Keselamatan adalah yang utama,” lanjutnya.
Pengunjung pun merasakan dampaknya. Renaldi (23) mengaku lebih nyaman berwisata di TMII.
“Sekarang lebih tertib. Ada petugas berjaga, jadi kami merasa aman dan bisa menikmati liburan,” katanya.
Polri terus mengoptimalkan pengamanan terpadu. Pengaturan lalu lintas dan rekayasa arus balik disiapkan untuk mengantisipasi kepadatan.
Melalui Operasi Ketupat 2026, Polri mengajak masyarakat menjaga ketertiban bersama. Targetnya libur aman, perjalanan lancar, dan keluarga bahagia. (**)
Operasi Ketupat 2026: Polisi Jaga Liburan Aman dan Nyaman






