Bengkulu, mediabengkulu.co – Pangdam XXI/RI, Mayjen TNI Kristomei Sianturi, menggelar kunjungan kerja ke satuan Yonif Tempur dalam momen yang sarat motivasi dan arahan strategis, Kamis (11/9/2025), di Mess Pemda Provinsi Bengkulu.
Didampingi Ketua Persit KCK Daerah XXI/RI serta sejumlah pejabat TNI, termasuk Danrem 043/Gatam Brigjen TNI Haryantana dan Danrem 041/Gamas Kolonel Inf Jatmiko Aryanto.
Pangdam menyampaikan pesan, Prajurit Yonif Tempur harus profesional, berdaya saing, dan siap jadi pelopor masyarakat.
Di hadapan para prajurit Yonif 847/VS, Mayjen Kristomei, menegaskan kemampuan tempur tetap prioritas utama, namun tidak cukup hanya itu.
Ia mendorong setiap prajurit menguasai keahlian tambahan seperti pertanian, perikanan, hingga konstruksi.
“Prajurit yang hebat bukan hanya tangguh di medan tempur, tapi juga mampu membangun di tengah masyarakat. Kita harus bisa jadi contoh,” tegasnya.
Ia juga menekankan pentingnya disiplin harian, termasuk olahraga seperti lari untuk menjaga kebugaran dan kekompakan satuan.
Menurutnya, fisik yang kuat adalah fondasi mental yang tangguh.
Tak hanya bicara strategi militer, Pangdam mendorong peran aktif prajurit dalam ketahanan pangan nasional.
Ia menargetkan ke depan, di setiap kabupaten harus ada Yonif Tempur yang mampu menjadi pionir pertanian dan perikanan.
“Penguasaan wilayah itu bukan sekadar patroli. Tapi memahami masyarakat, tanahnya, kebutuhannya. Di situlah prajurit bisa hadir dan memberi solusi,” tambahnya.
Kristomei juga mengingatkan keras soal narkoba, menyatakan bahwa tidak akan ada ampun bagi prajurit yang melanggar.
“Jaga nama baik dirimu, keluarga, dan satuan. Sekali terlibat narkoba, habis sudah kepercayaan,” ujarnya tegas.
Di akhir pengarahan, Pangdam menutup dengan pesan spiritual: jadikan ibadah sebagai pegangan hidup.
“Dengan ibadah, hati kita lebih tenang. Saat hati tenang, tugas pun terasa ringan,” tutupnya.
Kunjungan Pangdam kali ini tak hanya menjadi ajang inspeksi, tapi juga menjadi momen penguatan moral, motivasi, dan arah baru bagi Yonif Tempur agar siap menghadapi tantangan zaman—baik di medan perang maupun di tengah masyarakat. (hln)
Pangdam XXI/RI: Prajurit Yonif Tempur Harus Tangguh, Cerdas, dan Siap Jadi Pelopor






