Pembangunan Oprit Jembatan Kebun Tebeng Disepakati Lewat Mediasi Kondusif

Pembangunan Oprit Jembatan Kebun Tebeng Disepakati Lewat Mediasi Kondusif. (foto: ist)

Kota Bengkulu, mediabengkulu.co — Mediasi dan pengukuran pembuatan oprit pada proyek pembangunan Box Culvert di Kelurahan Kebun Tebeng, Kecamatan Ratu Agung, Kota Bengkulu, berlangsung kondusif pada Senin (13/10/2025).

Kegiatan digelar di Kantor Lurah Kebun Tebeng dan dihadiri sekitar 25 perwakilan dari Dinas PUPR, pihak pelaksana proyek, tokoh masyarakat, hingga aparat TNI.

Perwakilan Dinas PUPR Kota Bengkulu, Supriadi, menjelaskan pentingnya pembangunan oprit untuk menjamin jembatan berfungsi aman dan maksimal.

“Kami berharap semua pihak menyelesaikan persoalan ini secara sukarela. Oprit harus dibangun dengan benar agar jembatan bisa digunakan masyarakat dalam jangka panjang,” ujarnya.

Sementara itu, Tulus, pelaksana dari PT Raja Sakti, menegaskan pengukuran telah disesuaikan dengan keinginan warga.

“Kami mengikuti kesepakatan masyarakat, dengan oprit sepanjang 10 meter dari as jalan. Tujuannya agar akses kendaraan lebih mudah dan aman,” jelasnya.

Tokoh masyarakat Muhamad Wasil, Ketua RW 1 Kebun Tebeng, menyebut proyek ini mendapat dukungan penuh warga.

“Isu soal penumpukan material di tengah jalan itu tidak benar. Semua masih dalam tahap persiapan akhir sebelum kemiringan jalan dibentuk,” tegasnya.

Dari laporan aparat, Unit Intel Kodim 0407/KB dan Babinsa Kebun Tebeng, juga turut melakukan pendekatan persuasif agar warga tetap tenang dan tidak terprovokasi pihak luar.

Mediasi yang berjalan tertib ini menunjukkan komitmen bersama antara pemerintah, pelaksana proyek, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang aman dan bermanfaat bagi warga Kebun Tebeng. (hln)