Mukomuko, mediabengkulu.co – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Mukomuko menargetkan program Rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) selesai pada akhir tahun 2025.
Saat ini, progres pekerjaan telah mencapai 50 hingga 60 persen.
Kepala Dinas Perkim Mukomuko, Suryanto, mengatakan pembangunan RTLH di Kecamatan Sungai Ipuh dan Selagan Raya berjalan sesuai jadwal.
“Material tahap pertama sudah selesai semua. Kini masuk tahap kedua, dan kami perkirakan pekerjaan rampung di akhir 2025,” ujar Suryanto, Senin (3/11/2025).
Selain RTLH, Dinas Perkim juga menuntaskan pengadaan lahan Tempat Pembuangan Akhir di Kecamatan Ipuh.
“Proses pembelian tanah sudah final, sertifikat lengkap, dan dana sudah tersedia. Tinggal proses pembayaran kepada pemilik lahan,” jelasnya.
Suryanto menambahkan, pihaknya juga menyiapkan program lanjutan untuk tahun 2026.
“Kita akan berkoordinasi dengan Balai Provinsi Bengkulu dan Balai Provinsi Jambi untuk mengusulkan program baru dari pusat. Saat ini, kami masih menunggu hasil tindak lanjut dari balai provinsi,” katanya.
Terkait disiplin kerja aparatur, Dinas Perkim memastikan telah melaksanakan instruksi Bupati dengan baik.
“Kedisiplinan pegawai kami berjalan sesuai aturan. Absensi, kinerja, dan program-program semua sesuai perencanaan,” tegas Suryanto.
Dengan progres yang positif ini, Dinas Perkim optimistis pembangunan RTLH dan pengelolaan kawasan permukiman di Mukomuko, dapat selesai tepat waktu dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. (Wisky)
Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni di Mukomuko Ditarget Rampung Akhir 2025






