Pemerintah Perkuat UMKM Lewat Perbankan Sehat dan Dana Terjamin

Bank Mandiri dan LPS mendukung UMKM melalui sistem perbankan sehat dan dana terjamin di seluruh Indonesia
Bank Mandiri bersama LPS memperkuat UMKM dengan akses pembiayaan, pendampingan usaha, dan sistem perbankan aman serta terjamin. (foto: ist)

Jakarta, mediabengkulu – Pemerintah terus memperkuat peran Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai tulang punggung perekonomian nasional.

Upaya ini dilakukan melalui penguatan sistem perbankan yang sehat, stabil, dan terjamin.

Langkah tersebut bertujuan memperluas akses pembiayaan, menjaga keamanan dana, serta memastikan keberlanjutan usaha UMKM di seluruh daerah.

Pemerintah menggandeng perbankan nasional dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) untuk mendukung kebijakan ini secara terintegrasi.

Sebagai mitra strategis pemerintah, Bank Mandiri menegaskan komitmennya dalam memperkuat ekonomi kerakyatan.

Dukungan difokuskan pada pembiayaan inklusif, pendampingan usaha, dan penguatan ekosistem UMKM.

Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, mengatakan UMKM memiliki peran penting dalam menjaga daya tahan ekonomi nasional.

“UMKM adalah pilar utama ekonomi kerakyatan. Karena itu, kami mengintegrasikan pembiayaan inklusif, pendampingan usaha, dan penguatan ekosistem untuk memperluas kapasitas UMKM,” ujar Riduan.

Untuk menjangkau pelaku usaha hingga tingkat desa, Bank Mandiri aktif bekerja sama dengan BUMDes, BUMDesma, dan koperasi desa.

Bank Mandiri telah membuka ribuan rekening bagi BUMDes dan koperasi desa, termasuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Selain itu, Bank Mandiri juga menyalurkan kredit kepada mitra Program Makan Bergizi Gratis guna mendukung tata kelola keuangan dan kelancaran transaksi di tingkat lokal.

Penguatan UMKM turut didorong melalui layanan keuangan digital. Sepanjang Januari hingga November 2025, penyaluran kredit UMKM Bank Mandiri mencapai Rp74,9 triliun.

Penyaluran ini didukung strategi jemput bola melalui Mandiri Agen yang telah melayani jutaan nasabah di berbagai wilayah.

Aplikasi Livin’ Merchant juga dimanfaatkan sebagai layanan POS terintegrasi untuk membantu UMKM mengelola transaksi secara efisien.

Di sisi lain, keamanan dana UMKM dijamin melalui sistem penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Sekretaris LPS, Jimmy Ardianto, menegaskan pentingnya kepercayaan terhadap perbankan bagi keberlangsungan UMKM.

“Keamanan simpanan di bank adalah fondasi utama bagi pelaku UMKM. LPS memastikan dana usaha masyarakat aman dan terlindungi,” kata Jimmy.

LPS menjamin simpanan hingga Rp2 miliar per nasabah per bank, baik di bank konvensional maupun syariah.

Hingga November 2025, lebih dari 99,9 persen rekening nasabah tercatat dijamin penuh oleh LPS.

Jimmy menambahkan, stabilitas perbankan sangat penting karena gangguan sektor keuangan dapat berdampak langsung pada pembiayaan dan daya tahan UMKM.

Melalui sinergi pemerintah, perbankan, dan LPS, penguatan UMKM diharapkan berjalan berkelanjutan.

Sistem perbankan yang sehat dan terjamin menjadi fondasi bagi UMKM untuk tumbuh, naik kelas, dan berkontribusi lebih besar bagi perekonomian nasional. (**)