Lebong, mediaBengkulu.co – Pemerintah Kabupaten Lebong menggelar Rapat Koordinasi Sinkronisasi Program Pembangunan Daerah dan Nasional di Aula Swarang Patang Stumang Bappeda Lebong, Selasa (4/11/2025).
Kegiatan ini menjadi tindak lanjut dari Retreat Sekda dan Kepala Bappeda se-Indonesia, sekaligus langkah strategis memperkuat sinergi antara kebijakan daerah dan program nasional.
Rakor dipimpin langsung oleh Bupati Lebong, Azhari, didampingi Wakil Bupati Bambang ASB, dan Pj. Sekda Syarifudin, Turut hadir para asisten, kepala OPD, dan camat se-Kabupaten Lebong.
Dalam arahannya, Bupati Azhari menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pusat agar program tahun 2026 berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Seluruh OPD harus bekerja terencana, saling berkolaborasi, dan menjaga transparansi di setiap tahap pelaksanaan,” tegasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Bambang ASB, menyoroti kondisi fiskal daerah dan pentingnya efisiensi anggaran.
Ia mengingatkan agar penyusunan program 2026 tetap sejalan dengan kebijakan strategis nasional.
“Kita menghadapi tantangan defisit anggaran. Karena itu, setiap program harus disusun cermat dan selaras dengan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati,” ujarnya.
Bambang juga menyampaikan bahwa pemerintah pusat memberi waktu hingga 30 November 2025 untuk pengajuan proposal penambahan anggaran.
“Kita hanya punya waktu efektif sekitar 20 hari. OPD teknis harus segera menyiapkan dan mengasistensikan program yang akan diusulkan ke pusat,” tegasnya.
Rakor ini menjadi momentum penting bagi Pemkab Lebong, untuk memperkuat arah pembangunan dan memastikan setiap program daerah selaras dengan kebijakan nasional demi kesejahteraan masyarakat. (ts)
Pemkab Lebong Gelar Rakor Sinkronisasi Program Daerah dan Nasional






