Bengkulu, mediabengkulu.co – Pemerintah Provinsi Bengkulu menargetkan seluruh SMA dan SMK di bawah kewenangan provinsi berstatus Sekolah Siaga Kependudukan (SSK). Penetapan akan dilakukan melalui surat keputusan (SK) resmi Gubernur Bengkulu.
Target tersebut disampaikan Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, saat membuka kegiatan Fasilitasi dan Pembinaan Teknis SSK tingkat provinsi dan kabupaten/kota.
Dilaksanakan di Balai Pelatihan dan Pengembangan Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Selasa (16/12/2025).
Mian menegaskan, penetapan resmi seluruh SMA/SMK sebagai SSK penting untuk memperkuat edukasi kependudukan di lingkungan sekolah.
“Saya mewakili Pak Gubernur meminta agar melalui Dinas Pendidikan, seluruh SMA dan SMK segera di-SK-kan menjadi Sekolah Siaga Kependudukan. Ini bagian dari upaya mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang sudah diraih,” ujar Mian.
Ia menilai, SSK berperan strategis dalam membekali pelajar dengan pemahaman kependudukan, perencanaan masa depan, serta kesiapan menghadapi bonus demografi.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari orientasi SSK yang sebelumnya digelar oleh Kementerian Kependudukan/BKKBN pusat.
Pembinaan teknis bertujuan menyamakan persepsi dan memperkuat implementasi program SSK di daerah.
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bengkulu, Zamhari, mendampingi Wakil Gubernur dalam kegiatan tersebut. Peserta berasal dari Kementerian Agama, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Bengkulu, serta seluruh cabang dinas pendidikan kabupaten dan kota.
Melalui penguatan program SSK, Pemprov Bengkulu berharap sekolah menjadi pusat edukasi kependudukan yang aktif, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi generasi muda. (MC)
Pemprov Bengkulu Targetkan SMA/SMK Jadi Sekolah Siaga Kependudukan






