Polresta Bengkulu dan Pelindo Salurkan Kursi Roda untuk SLB

Kapolsek Kampung Melayu menyerahkan bantuan kursi roda dan alat bantu disabilitas kepada siswa SLB di Kota Bengkulu
Polresta Bengkulu bersama Pelindo menyalurkan bantuan kursi roda dan alat bantu disabilitas kepada siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) di Kota Bengkulu sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan inklusif. (foto: ist)

Kota Bengkulu, mediabengkulu.id – Polresta Bengkulu bersama Pelindo dan para donatur menyalurkan bantuan kursi roda dan alat bantu disabilitas ke sejumlah Sekolah Luar Biasa, Rabu (15/04/2026).

Bantuan ini menyasar siswa berkebutuhan khusus di Kota Bengkulu.

Penyaluran dilakukan melalui Polsek Kampung Melayu yang menyambangi tiga sekolah, yakni SLB Yayasan Amal Mulia di Kelurahan Pasar Melintang, SLB Negeri 01 Kota Bengkulu di Jalan Kinibalu, dan SLB Yayasan Mutiara Bunda di Kelurahan Tanah Patah.

Kapolsek Kampung Melayu, IPTU Nyarna, memimpin langsung kegiatan tersebut bersama jajaran Bhabinkamtibmas dan personel kepolisian.

Bantuan yang disalurkan meliputi kursi roda, tongkat tuna netra, kruk, hingga alat bantu pembelajaran motorik dan sensorik.

IPTU Nyarna menegaskan, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama antara Polri, Pelindo, dan donatur.

“Kami ingin memastikan anak-anak penyandang disabilitas mendapatkan fasilitas yang lebih layak untuk menunjang pendidikan mereka,” ujarnya.

Ia menyebut, penyaluran dilakukan langsung ke sekolah agar bantuan tepat sasaran dan segera dimanfaatkan siswa.

Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam memperluas dampak kegiatan sosial.

“Kami berharap kerja sama seperti ini terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat yang terbantu,” katanya.

Perwakilan Pelindo juga menegaskan komitmen untuk terus mendukung kegiatan sosial bersama Polri.

“Kami mengapresiasi sinergi ini. Bantuan jadi lebih tepat sasaran dan bermanfaat langsung,” ujarnya.

Pihak sekolah penerima bantuan turut menyampaikan apresiasi atas perhatian tersebut.

“Bantuan ini sangat membantu anak-anak kami dalam proses belajar sehari-hari,” ujar salah satu perwakilan sekolah.

IPTU Nyarna menegaskan, Polri tidak hanya hadir dalam penegakan hukum, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemanusiaan.

“Polri hadir untuk memberi solusi dan membantu masyarakat, termasuk penyandang disabilitas,” tegasnya.

Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan semangat belajar siswa SLB di Kota Bengkulu serta memperkuat kolaborasi sosial antara Polri dan berbagai pihak. (**)