Palembang, mediabengkulu.id – Polri memastikan perayaan Jumat Agung 2026 di Sumatera Selatan berjalan aman dan khidmat.
Ribuan personel disiagakan di ratusan gereja, menghadirkan rasa tenang bagi umat Kristiani di Bumi Sriwijaya, Jumat (3/4/2026).
Sebanyak 2.671 personel gabungan, terdiri dari 2.425 anggota Polri dan 246 personel TNI, mengamankan 404 gereja di seluruh wilayah Sumsel.
Pengamanan dilakukan merata, tidak hanya di Palembang, tetapi hingga daerah.
Kapolda Sumsel, Irjen Pol Sandi Nugroho, mengerahkan kekuatan penuh untuk memastikan ibadah berlangsung lancar dan kondusif.
Di Palembang, kehadiran polisi dirasakan langsung oleh jemaat.
Pimpinan Jemaat HKBP Palembang, Pdt. E. Manurung Nababan, menyampaikan apresiasinya.
“Ibadah Jumat Agung berjalan aman, tertib, dan khidmat. Kami berterima kasih atas pelayanan Polri,” ujarnya.
Apresiasi serupa datang dari Ketua Panitia Paskah Gereja Katedral Santa Maria Palembang, Edmond.
Ia menilai pengamanan berjalan optimal dan memberi rasa nyaman bagi umat.
Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Sonny Mahar Budi Adityawan, juga turun langsung memantau gereja, memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar.
Pengamanan tak hanya terasa di kota. Di Musi Rawas, Muara Enim, hingga Lahat, umat merasakan kehadiran aparat.
Pastor Rekan Paroki Santa Maria Tugumulyo, Romo Andreas Suko A.W., mengaku jemaat merasa lebih tenang.
“Kami merasa aman dan nyaman beribadah berkat dukungan kepolisian,” katanya.
Hal senada disampaikan Pastor RD. Suprapto, dari Gereja Katolik Santo Yosep Tanjung Enim.
“Seluruh rangkaian Paskah berjalan aman dan damai. Terima kasih kepada jajaran Polri,” ujarnya.
Di Lahat, tokoh gereja juga menyampaikan apresiasi atas peran aktif polisi dalam menjaga keamanan ibadah.
Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan pengamanan ini merupakan komitmen Polri menjaga kebebasan beragama.
“Ini bukan sekadar tugas, tapi wujud nyata menjaga toleransi dan kamtibmas,” katanya.
Ia menambahkan, sinergi TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi kunci terciptanya situasi kondusif.
Keberhasilan ini mempertegas Sumatera Selatan sebagai wilayah yang menjunjung tinggi toleransi dan kebinekaan.
Pengamanan akan terus berlanjut hingga seluruh rangkaian Paskah selesai. (**)
Polri Jaga Jumat Agung Aman, Tokoh Agama Sumsel Beri Apresiasi






