Presiden Instruksikan Penanganan Maksimal Gempa Bengkulu

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Letjen TNI Dr. Suharyanto, yang meninjau langsung lokasi terdampak di Kelurahan Betungan, Kota Bengkulu, Senin (26/5/2025). (foto:dok/ist)

Bengkulu, mediabengkulu.co – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menginstruksikan agar penanganan dampak gempa bumi di Provinsi Bengkulu dilakukan secara maksimal dan terukur.

Instruksi tersebut disampaikan melalui Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Letjen TNI Dr. Suharyanto, yang meninjau langsung lokasi terdampak di Kelurahan Betungan, Kota Bengkulu, Senin (26/5/2025).

Dalam kunjungannya, Suharyanto didampingi oleh Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni, serta unsur Forkopimda Provinsi dan Kota Bengkulu.

“Presiden ingin penanganan bencana gempa ini dilakukan secara tepat, sehingga permasalahan di masyarakat bisa dipetakan secara cepat oleh pemerintah,” kata Suharyanto kepada awak media.

Gempa berkekuatan 6,3 Skala Richter yang mengguncang Bengkulu pada Jumat (24/5) pukul 02.53 WIB menyebabkan kerusakan puluhan rumah warga, khususnya di Perumahan Rafflesia, Kelurahan Betungan, Kota Bengkulu.

Berdasarkan data terbaru dari BNPB, tercatat sebanyak 155 bangunan mengalami kerusakan, dengan rincian 42 rumah rusak berat, sementara sisanya mengalami rusak sedang dan ringan.

Meskipun tidak ada korban jiwa akibat guncangan, satu warga dilaporkan meninggal dunia karena serangan jantung yang tidak terkait langsung dengan bencana.

Suharyanto mengapresiasi respons cepat pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait dalam menangani dampak gempa.

“Saya sebagai Kepala BNPB mengapresiasi penanganan cepat dari pemerintah provinsi, Kota Bengkulu, serta dukungan dari TNI, Polri, dan pihak lainnya yang bahu-membahu meringankan beban masyarakat pascabencana,” ujarnya.

Dalam tahap rehabilitasi dan rekonstruksi, pemerintah pusat melalui BNPB telah menetapkan besaran bantuan untuk perbaikan rumah terdampak: Rp60 juta untuk rumah rusak berat, Rp30 juta untuk rusak sedang, dan Rp15 juta untuk rusak ringan.

Selain itu, bantuan tambahan dari pemerintah provinsi dan kota akan dihimpun guna mempercepat proses pembangunan.

Suharyanto menegaskan bahwa pemerintah akan terus mengawal proses penanganan bencana hingga tuntas.

“Kita pastikan semua warga terdampak tertangani dengan baik dan mendapatkan bantuan sesuai kebutuhan,” katanya.

Direncanakan, Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka akan mengunjungi Provinsi Bengkulu pada Selasa (27/5).

Dalam kunjungan tersebut, Wapres dijadwalkan meninjau langsung lokasi terdampak dan berdialog dengan warga korban gempa.(Yola)