Rejang Lebong, MediaBengkulu.co – Kepala Dinas Sosial Kabupaten Rejang Lebong, Syahfawi, menyatakan bahwa Program Sekolah Rakyat merupakan salah satu program unggulan Kementerian Sosial RI.
Program ini menyasar masyarakat yang tercantum dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi (DTSE).
“Sekolah Rakyat menargetkan anak-anak dalam DTSE, termasuk mereka yang putus sekolah, berisiko putus sekolah, serta anak berprestasi dari keluarga kurang mampu.” Ujar Syahfawi, usai mengikuti rapat koordinasi bersama Pemkab Rejang Lebong, Senin (28/4/2025).
Ia menegaskan bahwa pemerintah merancang Program Sekolah Rakyat untuk membuka akses pendidikan gratis dan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Pemerintah juga berencana membuka Sekolah Rakyat pada jenjang SD, SMP, hingga SMA.
“Pemerintah ingin memutus rantai kemiskinan melalui akses pendidikan yang merata dan bermutu,” tambah Syahfawi.
Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong menggelar rapat koordinasi untuk membahas penyusunan proposal pendirian Sekolah Rakyat.
Sekretaris Daerah Rejang Lebong memimpin langsung rapat tersebut di Ruang Rapat Bupati.
Ketua DPRD, para kepala OPD seperti DPKD, BKPSDM, Dinas PU, Dispora, Bappeda, Dinas Sosial, serta seluruh kepala bagian, staf ahli, dan asisten turut menghadiri rapat tersebut.
Peserta rapat membahas tiga lokasi usulan pembangunan Sekolah Rakyat, yaitu:
-
Belakang BLKM Cawang Baru,
-
Kawasan Hutan Kota Kelurahan Talang Ulu, Curup Timur,
-
Desa Dataran Tapus, Kecamatan Bermani Ulu Raya.
Melalui rapat ini, Pemkab Rejang Lebong menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program prioritas nasional Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yakni pendirian Sekolah Rakyat.
Laporan: Yurnal // Editor: Helen






