Kepahiang, mediabengkulu.co – Setelah bertahun-tahun hadiah untuk pasukan pengibar bendera (paskibra) selalu cair setahun terlambat, Pemerintah Kabupaten Kepahiang akhirnya berupaya mengakhiri pola tersebut.
Reward untuk Paskibra HUT RI ke-80 tahun 2025 resmi diusulkan dalam APBD 2026, sekaligus menjadi momentum perbaikan tata kelola penghargaan untuk generasi muda.
Sekda Kepahiang, Hartono, memastikan anggaran reward sudah masuk usulan 2026.
“Pasti sudah diusulkan dan dianggarkan di tahun 2026,” ujarnya, Selasa (25/11/2025).
Tahun sebelumnya, seluruh anggota dan pelatih paskibra diberi hadiah perjalanan wisata ke sejumlah kota.
Kepala Kesbangpol Kepahiang, Dendi, menegaskan hal yang sama. Ia menyebut reward Paskibra 2025 telah dibahas bersama DPRD.
“Reward tetap akan diberikan. Ini apresiasi untuk mereka yang sukses mengibarkan merah putih pada HUT RI ke-80,” katanya.
Namun, ada perubahan penting: pemerintah tak hanya mengusulkan hadiah untuk Paskibra 2025, tetapi juga sekaligus mengusulkan anggaran reward untuk Paskibra 2026.
Langkah ini diambil untuk menghentikan keterlambatan pemberian apresiasi yang selama ini terjadi sejak masa pandemi.
“Kasihan adik-adik paskibra kalau reward tertunda. Ada yang sudah pindah atau kesulitan lainnya,” ujar Dendi.
Tahun 2026 nanti, hadiah Paskibra 2026 ditargetkan cair di tahun yang sama, bukan mundur ke 2027.
Dengan usulan berlapis tersebut, Pemkab Kepahiang berharap penghargaan untuk para pengibar bendera—yang selama ini menjadi simbol kehormatan upacara kemerdekaan—bisa diterima tepat waktu.
“Semuanya sudah kita usulkan ke DPRD,” pungkas Dendi. (Adv/syarif)
Reward Paskibra Diupayakan Cair di Tahun yang Sama






