RSUD Curup Siapkan PICU dan NICU, Perkuat Layanan Bayi dan Anak

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Curup, drg. Asep Setia Budiman.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Curup, drg. Asep Setia Budiman. (foto: ist)

Rejang Lebong, mediabengkulu.id – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Curup mulai mempersiapkan pembangunan ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) dan Neonatal Intensive Care Unit (NICU).

Fasilitas ini disiapkan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan bayi dan anak di Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu.

Pembangunan dua ruang perawatan intensif tersebut didanai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat dengan anggaran sekitar Rp2,8 miliar.

Dana itu akan digunakan untuk pembangunan ruang intensif, instalasi medis, serta pengadaan sarana pendukung sesuai standar Kementerian Kesehatan.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur RSUD Curup, drg. Asep Setia Budiman, mengatakan saat ini proyek masih berada pada tahap perencanaan teknis.

“Pembangunan NICU dan PICU membutuhkan perencanaan matang karena berkaitan dengan standar keselamatan pasien dan kelengkapan alat medis. Fasilitas ini bukan sekadar menambah ruangan, tetapi harus memenuhi standar pelayanan intensif,” kata Asep, Selasa (3/3/2026).

Ia menjelaskan, ruang NICU akan digunakan untuk merawat bayi baru lahir yang membutuhkan perawatan intensif, seperti bayi prematur atau bayi dengan kondisi medis khusus.

Sementara itu, ruang PICU diperuntukkan bagi anak-anak dengan kondisi kritis yang membutuhkan pengawasan ketat serta dukungan peralatan medis khusus.

Dengan hadirnya dua fasilitas tersebut, RSUD Curup diharapkan mampu memberikan penanganan medis yang lebih cepat dan optimal bagi pasien bayi dan anak.

“Keberadaan PICU dan NICU ini diharapkan dapat menekan risiko kematian bayi dan anak sekaligus memperkuat peran RSUD Rejang Lebong sebagai rumah sakit rujukan di daerah,” ujarnya.

Manajemen rumah sakit menargetkan pembangunan fasilitas ini selesai dalam tahun anggaran berjalan.

Meski dikejar waktu, pihak rumah sakit memastikan kualitas bangunan dan instalasi peralatan medis tetap menjadi prioritas.

“Pembangunan PICU dan NICU merupakan langkah strategis untuk meningkatkan layanan kesehatan ibu dan anak serta memenuhi kebutuhan masyarakat akan pelayanan medis intensif yang lebih dekat dan berkualitas,” tutup Asep.

Pewarta: Yurnal // Editor: Helen