Satgas Cartenz Temukan Ladang Ganja di Papua

Petugas gabungan TNI Polri menemukan ladang ganja di wilayah Pegunungan Bintang Papua saat patroli
Tim gabungan Satgas Damai Cartenz, Polri, dan TNI menemukan ladang ganja di wilayah Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, dalam patroli taktis, April 2026. (foto: ist)

Pegunungan Bintang, mediabengkulu.id – Tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 bersama Polres Pegunungan Bintang dan TNI menemukan ladang ganja saat patroli taktis di wilayah Papua Pegunungan, Sabtu (11/4/2026).

Patroli digelar selama dua hari, 10–11 April 2026, dengan melibatkan 29 personel. Tim menyisir sejumlah titik rawan untuk memantau situasi keamanan.

Hasilnya, aparat menemukan ladang ganja di dua lokasi, yakni Kampung Yunabol, Distrik Oksibil, dan Kampung Siminbuk, Distrik Serambakon.

Dari lokasi tersebut, petugas mengamankan sekitar 226 batang ganja. Rinciannya, 81 batang di Yunabol dan 145 batang di Siminbuk.

Dua warga berinisial LU (57) dan GU (27), turut diamankan di lokasi. Keduanya masih berstatus saksi.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Yusuf Sutejo, menjelaskan pengungkapan ini merupakan hasil patroli terkoordinasi.

“Dari patroli dua hari, tim menemukan ladang ganja di dua lokasi dengan total sekitar 226 batang serta dua orang yang diamankan untuk penyelidikan,” ujarnya, Minggu (12/4/2026).

Ia menegaskan, kedua saksi masih menjalani pemeriksaan lanjutan oleh penyidik.

“Keduanya masih berstatus saksi. Barang bukti sudah diserahkan ke Satresnarkoba Polres Pegunungan Bintang,” katanya.

Kasus ini kini dikembangkan untuk mengungkap jaringan yang terlibat. Penanganan mengacu pada Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Irjen Pol Faizal Ramadhani, menegaskan komitmen aparat dalam menindak aktivitas ilegal di Papua.

“Pengungkapan ini bagian dari upaya penegakan hukum terhadap aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan,” ujarnya.

Sementara itu, Wakaops Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Adarma Sinaga, menekankan pentingnya sinergi lintas instansi.

“Koordinasi TNI dan Polri menjadi kunci dalam pelaksanaan tugas di wilayah operasi,” katanya.

Satgas memastikan operasi penegakan hukum akan terus dilakukan. Aparat juga mengajak masyarakat berperan aktif mencegah peredaran narkotika.

“Sinergi semua pihak penting untuk menjaga keamanan tetap kondusif,” tutup Yusuf.

Saat ini, penyelidikan masih berjalan untuk mengungkap pelaku utama di balik ladang ganja tersebut. (**)