Sekolah Rakyat Segera Dibangun di Kota Bengkulu, Pemprov Buka Dialog dengan Warga

Pemerintah Provinsi Bengkulu mematangkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Bengkulu, dengan mengajak masyarakat duduk bersama membahas status lahan, Rabu (14/1/2026). (foto: ist)

Bengkulu, mediabengkulu.co – Pemerintah Provinsi Bengkulu mematangkan rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Bengkulu, dengan mengajak masyarakat duduk bersama membahas status lahan, Rabu (14/1/2026).

Pembahasan digelar di Kantor Gubernur Bengkulu dan dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu, Herwan Antoni.

Rapat dihadiri perwakilan BKAD, unsur masyarakat, serta pihak terkait.

Herwan, menegaskan pembangunan Sekolah Rakyat merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang harus disukseskan bersama.

“Pemerintah provinsi sudah menyiapkan lahan, melakukan pematangan, dan penentuan titik nol oleh Kementerian PU. Program ini harus kita dukung bersama,” ujar Herwan.

Lahan yang direncanakan sebagai lokasi pembangunan seluas sekitar 93.720 meter persegi dan berada di Kelurahan Sukarami, Kecamatan Selebar, Kota Bengkulu.

Dalam rapat, pemerintah memberi ruang kepada masyarakat untuk menyampaikan pandangan terkait status lahan.

Seluruh masukan akan ditelaah secara terbuka dan sesuai ketentuan hukum.

“Kami menjamin prosesnya transparan. Semua pihak kami dengarkan dan akan diselesaikan melalui mekanisme hukum yang berlaku,” kata Herwan.

Pemprov Bengkulu menargetkan pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Bengkulu rampung tahun ini agar dapat digunakan pada tahun ajaran berikutnya.

Sekolah Rakyat merupakan program nasional di bidang pendidikan yang bertujuan memutus rantai kemiskinan melalui akses pendidikan gratis dan berkualitas.

Di Bengkulu, Sekolah Rakyat dibangun di dua lokasi, yakni Kabupaten Kaur dan Kota Bengkulu.

Untuk Kota Bengkulu, sekolah ini bernama SRMA 6 Kota Bengkulu.

Saat ini, kegiatan belajar sementara berlangsung di Sentra Dharma Guna Bengkulu milik Kementerian Sosial RI dan telah berjalan sejak tahun ajaran 2025.

Sekolah berkonsep asrama ini menyediakan pendidikan gratis untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA, dengan pembiayaan dari APBN serta dukungan lintas kementerian dan swasta.

Pemprov Bengkulu berharap kehadiran Sekolah Rakyat dapat membuka akses pendidikan layak bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem di daerah tersebut. (mc)