Setahun Jalan, MBG Bengkulu Melejit: 583 Ribu Penerima, 114 SPPG Aktif

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Irjen Pol. Sony Sonjaya saat kegiatan Pengarahan dan Evaluasi Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Mitra dan Yayasan Provinsi Bengkulu di Hotel Mercure Bengkulu, Rabu (21/1/2026). (foto: Helen/mediabengkulu.co)

Bengkulu, mediabengkulu.co – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Provinsi Bengkulu terus menunjukkan progres signifikan. D

alam satu tahun, sebanyak 114 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah berdiri dan melayani lebih dari 583 ribu penerima manfaat.

Hal itu disampaikan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional, Irjen Pol. Sony Sonjaya, saat kegiatan Pengarahan dan Evaluasi Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Mitra dan Yayasan Provinsi Bengkulu, di Hotel Mercure Bengkulu, Rabu (21/1/2026).

“Alhamdulillah, dalam satu tahun ini Bengkulu sudah memiliki 114 SPPG yang melayani lebih dari 583.000 penerima manfaat,” ujar Sony.

Sony menjelaskan, penerima manfaat Program MBG meliputi balita, ibu hamil, ibu menyusui, dan peserta didik.

Jumlah penerima akan terus ditambah pada 2026 sesuai kebutuhan di lapangan.

“Insyaallah tahun 2026 jumlahnya akan kita tingkatkan sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Dalam evaluasi tersebut, BGN juga menegaskan pentingnya pelaksanaan program secara optimal dan sesuai standar.

“Tahun 2026 kami akan melakukan grading. SPPG yang tidak memenuhi standar sarana dan prasarana bisa dihentikan,” tegas Sony.

Ia mengingatkan, percepatan layanan tidak boleh mengabaikan kualitas, termasuk kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP), terutama dalam mencegah kejadian keracunan.

“SOP harus dipatuhi. Mutu dan keamanan pangan tidak boleh diabaikan,” katanya.

Sony juga menekankan pentingnya pemanfaatan bahan pangan lokal agar dana pemerintah tidak mengalir ke luar daerah.

“Jangan sampai anggaran miliaran rupiah justru dinikmati daerah lain. Bengkulu harus menyiapkan kebutuhan pangan sendiri,” ujarnya.

Ia mendorong pemerintah daerah mengembangkan sektor pertanian dan peternakan lokal, seperti kebun pisang, ayam petelur, ayam pedaging, hingga urban farming dan vertical garden.

Sementara itu, Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Kepala BGN yang langsung melakukan evaluasi program MBG di Bengkulu.

“Atas nama Gubernur, kami mengucapkan terima kasih. Program ini menunjukkan progres baik dan cakupannya terus meningkat,” ujar Mian.

Menurut Mian, Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya berdampak pada peningkatan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga mendorong ekonomi kerakyatan dan membuka lapangan kerja.

“Efek gandanya besar, mulai dari ekonomi rakyat hingga penciptaan lapangan kerja,” jelasnya.

Ia menegaskan seluruh SPPG dan satuan pelaksana harus bekerja disiplin dan menjaga kualitas layanan.

“Mutu makanan, higienitas, sanitasi, hingga kualitas air baku harus diawasi ketat agar program prioritas Presiden Prabowo ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkas Mian. (hln)