Sopir Truk Patah Tangan Pasca Alami Lakalantas Tunggal

Proses evakuasi sopir truk. (foto: istimewa)

Rejang Lebong, mediabengkulu.co – Nasib naas yang dialami Rian, seorang sopir truk warga Kota Lubuk Linggau, Provinsi Sematera Selatan.

Kendaraan roda enam bernomor polisi BG 8981 HO dengan muatan semen yang ia kendarai masuk ke dalam jurang sedalam 8 meter.

Lakalantas tunggal itu terjadi di Jalan Padang Ulak Tanding, Desa Karang Baru, Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, Rabu 16 April 2025.

Kapolsek Padang Ulak Tanding, AKP. Mansur Manalu, mengatakan berdasarkan hasil pemeriksaan saksi dan olah tempat kejadian perkara.

Truk bermuatan semen tersebut melaju dari arah Kecamatan Padang Ulak Tanding menuju Kecamatan Kota Padang.

Saat di lokasi kejadian yang kondisi jalannya menikung dan sepi, sopir truk yang diduga dalam kondisi mengantuk banting stir karena dikagetkan dengan kehadiran sepeda motor yang tiba-tiba muncul dari arah berlawanan.

“Setelah menghindari sepeda motor, tiba-tiba rem mobil diduga hilang fungsi, hingga ahirnya kehilangan kendali dan kemudian masuk jurang,” kata Mansur.

Akibat dari Lakalantas tunggal ini korban mengalami patah tulang di bagian pergelangan tangan kanan dan kiri.

Semenatara mobil truk dalam kondisi rusak parah dan saat ini masih berada di atas cadas sungai, belum dievakuasi.

“Korban telah dievakuasi ke rumah sakit Ar Bunda Lubuk Linggau untuk penanganan lebih lanjut,” ungkap Mansur.

Pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab pasti kecelakaan ini.

Serta meminta kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkendara, terutama dalam kondisi mengantuk.

“Kejadian ini menjadi pembelajaran penting untuk kita semua agar selalu berhati-hati dan waspada saat berkendara,” ucap Mansur.

“Selain itu, memeriksa kondisi mobil sebelum berangkat adalah awal yang penting untuk menjamin keamanan dan keselamatan saat berkendara,” tambah Mansur.

Laporan: Yurnal // Editor: Helen