Staf Ahli Panglima TNI Gelar Audensi dan Puldata di Mako Lanal Bengkulu

Tim Staf Ahli Panglima TNI melaksanakan kegiatan audensi dan pengumpulan data di Markas Komando Pangkalan TNI Angkatan Laut Bengkulu, Rabu (15/10/2025). (foto: ist)

Bengkulu, mediabengkulu.co – Tim Staf Ahli Panglima TNI melaksanakan kegiatan audensi dan pengumpulan data di Markas Komando Pangkalan TNI Angkatan Laut Bengkulu, Rabu (15/10/2025).

Kegiatan berlangsung di Jalan RE Martadinata, Kelurahan Sumber Jaya, Kecamatan Kampung Melayu, Kota Bengkulu, pukul 10.00 WIB.

Tim dipimpin Laksda TNI Aditya Kumara, selaku Pa Sahli Tk. III Bidang Banusia Panglima TNI, bersama sejumlah perwira menengah TNI lainnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Kabinda Bengkulu, Reki Alfian, Dandim 0407/KB Kolonel Inf Condro Edi Wibowo, serta Danlanal Bengkulu Letkol Laut (P) Nurwahidin, beserta para perwira jajaran Lanal Bengkulu.

Danlanal Bengkulu, Letkol Laut (P) Nurwahidin, memaparkan berbagai kondisi wilayah kerja Lanal Bengkulu, termasuk aspek ketahanan wilayah maritim dan kesiapsiagaan bencana.

“Wilayah Bengkulu berbatasan langsung dengan Samudra Hindia, sehingga perubahan cuaca ekstrem dan potensi gempa bumi menjadi perhatian utama kami,” ujarnya.

Ia juga menyoroti kondisi Pelabuhan Pulau Baai yang mengalami pendangkalan sejak Maret 2025.

“Pendangkalan membuat masyarakat Enggano kesulitan mengirim hasil panen ke kota. Kami terus berkoordinasi dengan pihak pusat agar pengerjaan alur segera tuntas,” tambahnya.

Selain itu, Nurwahidin, menjelaskan Lanal Bengkulu memiliki lahan 3.200 hektare di Kabupaten Kaur, hibah dari Pemda setempat, yang tengah disertifikasi.

Lanal juga mendukung program ketahanan pangan nasional, dengan membuka lahan baru di Enggano dan Linau.

Sementara itu, Laksda TNI Aditya Kumara, mengapresiasi paparan Danlanal dan menegaskan bahwa kunjungan tim bertujuan memperkuat sinergi antar satuan serta mengumpulkan data strategis.

“Kami ingin memastikan kebijakan pimpinan TNI dijalankan hingga ke satuan bawah. Termasuk penguatan ketahanan pangan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas instansi.

“Koordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait sangat diperlukan, agar setiap langkah pembinaan wilayah berjalan efektif,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung hangat dan diakhiri dengan penyerahan cinderamata serta foto bersama. (hln)