Stres Dapat Sebabkan Siklus Haid Tidak Lancar

(foto:dok,ist)

Mediabengkulu.co – Stres dapat berdampak negatif pada kesehatan fisik dan mental, termasuk membuat haid telat. Stres yang dirasakan akan memengaruhi hormon di dalam tubuh sehingga menyebabkan siklus haid tidak lancar, seperti terlalu cepat atau terlambat. Agar siklus menstruasi kembali normal, perlunya melakukan kegiatan relaksasi dan menghindari penyebab stres.

Melansir Cleveland Clinic, stres dapat memengaruhi kerja hipotalamus otak yang bekerja untuk mengatur menstruasi.

Ketika merasa stres, tubuh akan memproduksi hormon kortisol yang akan mengganggu kerja hipotalamus.

Akibatnya, hipotalamus tidak dapat memproduksi hormon estrogen dan progesteron sehingga haid menjadi tidak teratur atau terlambat.

Efek stres pada masing-masing individu akan berbeda, namun kondisi ini umumnya membuat menstruasi terlambat, darah mens terlalu sedikit, atau tidak mengalami menstruasi sama sekali.

Selain telat haid, Anda biasanya akan mengalami gejala stres lainnya, seperti:

  • Merasa sakit atau nyeri di beberapa bagian tubuh
  • Merasa nyeri di area dada atau merasa bahwa irama detak jantung bertambah cepat
  • Merasa sangat lelah atau sulit tidur
  • Mengalami sakit kepala atau tubuh yang gemetar
  • Memiliki tekanan darah tinggi
  • Mengalami kekakuan otot
  • Mengalami masalah pencernaan
  • Mengalami penurunan sistem imun
  • Merasa cemas atau mudah marah
  • Merasa sangat sedih atau depresi

Rasa stres yang berlebihan akan membuat siklus haid menjadi lebih terganggu sehingga risiko mengalami telat haid dalam waktu yang lebih lama akan meningkat. (kompas.com/mediabengkulu.co)