Kepahiang, mediabengkulu.co – Tanah longsor merusak satu unit rumah warga di Desa Batu Bandung, Dusun I, Kecamatan Muara Kemumu, Kabupaten Kepahiang.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu, 20 Desember 2025, sekitar pukul 11.10 WIB.
Rumah tersebut milik Samsul Bahri (55), seorang petani setempat.
Saat kejadian, Samsul tidak berada di rumah karena sedang bekerja di kebun.
“Tanah di samping rumah tiba-tiba bergeser dari tebing dan langsung menghantam bangunan,” kata Samsul Bahri, Sabtu siang.
Material longsoran mengenai bagian utama rumah hingga menyebabkan kerusakan parah.
Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Perangkat Desa Batu Bandung menjelaskan, longsor terjadi meski cuaca dalam kondisi panas dan tidak turun hujan.
Faktor utama diduga karena kondisi tanah yang miring dan bertekstur labil.
“Struktur tanahnya tidak mengikat, sehingga mudah bergeser,” ujar salah satu perangkat desa.
Diketahui, rumah tersebut hanya digunakan sebagai rumah singgah saat pemilik mengelola kebun.
Sementara itu, keluarga Samsul Bahri sehari-hari tinggal di kawasan Perumahan Pasar Ujung, Kecamatan Kepahiang.
Kerugian akibat kejadian ini diperkirakan mencapai Rp100 juta.
Barang-barang yang masih bisa digunakan telah dievakuasi ke Kepahiang.
Pihak desa mengimbau warga yang tinggal di sekitar tebing, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor, terutama di lokasi dengan kontur tanah curam. (Hln)
Tanah Longsor Rusak Rumah Warga di Kepahiang, Kerugian Capai Rp100 Juta






