Kota Bengkulu, mediabengkulu.co – Tak hanya menjaga kedaulatan negara, TNI kini juga berdiri di barisan depan menjaga ketahanan pangan.
Hal itu tampak dalam pertemuan antara Dandim 0407/Kota Bengkulu bersama Wali Kota Bengkulu Dedy Wahyudi dan Kementerian Pertanian di Balai Kota Bengkulu, Selasa (14/10/2025).
Pertemuan yang berlangsung hangat itu membahas strategi memperkuat produktivitas pertanian di daerah.
Dandim 0407 menegaskan, keterlibatan TNI dalam sektor pangan bukan sekadar simbol, tapi bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat.
“Ketahanan pangan adalah bagian dari ketahanan nasional. TNI siap mendampingi petani agar produktivitas meningkat dan kesejahteraan rakyat terjaga,” ujarnya.
Kolaborasi ini juga melibatkan Badan Riset dan Inovasi Pertanian yang menawarkan riset serta teknologi pertanian modern untuk diterapkan di Bengkulu.
Walikota Bengkulu, Dedy Wahyudi, menyambut positif dukungan dari TNI dan Kementan. Menurutnya, kerja sama lintas sektor menjadi kunci agar pertanian tidak hanya kuat secara konsep, tetapi juga berdaya di lapangan.
“Sinergi ini penting. Dengan dukungan TNI dan inovasi dari Kementan, Bengkulu bisa menuju pertanian modern dan mandiri,” katanya.
Sementara itu, Dr. Sanora Yuliasari dari BRMP, menekankan pentingnya riset berbasis kebutuhan petani.
“Teknologi tepat guna harus sampai ke tangan petani. Itu cara paling cepat meningkatkan hasil panen,” ujarnya.
Pertemuan yang berlangsung hingga siang hari itu menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan Kementan.
Tujuannya adalah menjadikan Bengkulu daerah yang tangguh dan mandiri dalam pangan. (hln)
TNI Jadi Mitra Strategis Wujudkan Bengkulu Tangguh Pangan






