TNI-Polri dan Pemkab Asahan Siap Amankan Lebaran

Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2026 di Mapolres Asahan, dihadiri TNI, Polri, dan Forkopimda Asahan.
Wakil Bupati Asahan Taufik Rianto, Dandim 0208/Asahan, Danlanal Asahan, Ketua DPRD, dan unsur Forkopimda mengikuti Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2026 di Mapolres Asahan, Kamis (13/3/2026). (foto: ist)

Asahan, mediabengkulu.id – Sinergi Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan Pemerintah Kabupaten Asahan terlihat kuat dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Toba 2026 di Mapolres Asahan.

Apel pengamanan Idulfitri ini dihadiri Wakil Bupati Asahan Taufik Rianto, Dandim 0208/Asahan, Danlanal Asahan, Ketua DPRD Asahan, serta unsur Forkopimda lainnya, Jumat (13/3/2026).

Rangkaian kegiatan dimulai dengan penghormatan kepada pasukan dan laporan komandan apel kepada pimpinan apel.

Setelah itu, pimpinan apel melakukan pemeriksaan kesiapan personel yang akan bertugas selama masa pengamanan Lebaran.

Sebagai simbol dimulainya operasi, pimpinan apel juga menyematkan pita operasi kepada perwakilan personel TNI-Polri.

Dalam amanat tertulis Listyo Sigit Prabowo, yang dibacakan pada apel tersebut, disebutkan bahwa Operasi Ketupat 2026 digelar untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat selama perayaan Idulfitri.

“Operasi ini bertujuan memastikan masyarakat dapat merayakan Idulfitri dengan aman, tertib, dan nyaman,” demikian amanat Kapolri.

Pengamanan difokuskan pada sejumlah titik strategis. Di antaranya jalur mudik, tempat ibadah, objek wisata, serta pusat keramaian masyarakat.

Operasi Ketupat Toba 2026 akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026.

Selama periode tersebut, aparat gabungan akan bersiaga untuk mengantisipasi lonjakan mobilitas masyarakat.

Apel gelar pasukan berlangsung tertib dan lancar hingga selesai pada pukul 17.00 WIB.

Pemerintah daerah berharap sinergi TNI, Polri, dan seluruh pihak dapat memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama perayaan Lebaran. (M Reza)