Bengkulu, mediabengkulu.id – Menjelang akhir Ramadan, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bengkulu bersama Pemerintah Provinsi Bengkulu memperkuat koordinasi pengendalian inflasi.
Langkah itu dilakukan melalui High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), yang digelar di Aula Merah Putih Kantor Gubernur Bengkulu, Senin (16/3/2026).
Rapat strategis tersebut, dipimpin Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, dan dihadiri kepala daerah kabupaten/kota se-Provinsi Bengkulu.
Hadir pula Sekretaris Daerah Provinsi Bengkulu Herwan Antoni, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu Wahyu Yuwana Hidayat, serta jajaran Biro Ekonomi Setda Provinsi Bengkulu.
Forum ini menjadi momentum penting untuk memastikan stabilitas harga serta ketersediaan bahan pokok menjelang Hari Raya Idulfitri, saat permintaan masyarakat biasanya meningkat.
Inflasi Bengkulu 3,88 Persen
Dalam rapat tersebut terungkap bahwa inflasi Bengkulu masih terkendali. Berdasarkan data terbaru, inflasi tercatat sebesar 3,88 persen secara tahunan atau year on year (yoy).
Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, menilai angka tersebut menunjukkan kondisi ekonomi daerah masih cukup stabil.
“Inflasi Bengkulu masih berada pada level yang terjaga. Ini hasil kerja bersama TPID, pemerintah daerah, dan seluruh pihak yang terus memantau kondisi pasar,” ujar Mian.
Menurutnya, koordinasi yang dilakukan melalui TPID selama ini efektif menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan, terutama untuk komoditas pangan.
Pemerintah daerah juga rutin memantau harga di pasar tradisional maupun modern agar tidak terjadi lonjakan harga yang signifikan.
Pengaruh Ekonomi Global
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Bengkulu, Wahyu Yuwana Hidayat, menjelaskan bahwa perekonomian saat ini juga dipengaruhi dinamika global.
Menurutnya, kondisi geopolitik dunia, fluktuasi nilai tukar, serta kenaikan harga energi dapat memicu tekanan inflasi.
“Faktor eksternal seperti kenaikan harga impor dan bahan bakar memang bisa mempengaruhi inflasi daerah. Namun berbagai langkah pengendalian yang dilakukan TPID mampu menjaga stabilitas harga,” kata Wahyu.
Ia menyebut beberapa komoditas penting seperti cabai, daging sapi, dan ayam ras masih relatif stabil.
Selain itu, produksi sejumlah komoditas juga mengalami peningkatan. Produksi cabai merah, bawang merah, hingga sektor perikanan tangkap menunjukkan tren yang semakin positif.
Strategi Pengendalian Inflasi
Dalam pertemuan itu, TPID juga memaparkan berbagai langkah konkret pengendalian inflasi yang terus dijalankan pemerintah daerah.
Beberapa strategi yang dilakukan antara lain pemantauan harga secara berkala di pasar, menjaga kelancaran distribusi bahan pokok, serta menggelar operasi pasar murah.
Pemerintah daerah juga melakukan inspeksi mendadak ke pasar tradisional untuk mencegah praktik penimbunan barang.
Selain itu, anggaran daerah turut dimanfaatkan untuk mendukung program stabilisasi harga dan menjaga ketersediaan pasokan pangan menjelang hari besar keagamaan.
Distribusi Elpiji Jadi Sorotan
Rapat TPID juga menyoroti distribusi gas elpiji yang sempat dilaporkan langka di sejumlah daerah.
Pihak Pertamina memastikan stok elpiji secara umum masih mencukupi kebutuhan masyarakat.
Namun kelangkaan yang terjadi di lapangan diduga akibat distribusi yang tidak tepat sasaran atau adanya penimbunan oleh oknum tertentu.
Karena itu, pemerintah daerah diminta memperkuat pengawasan distribusi elpiji bersubsidi agar benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak.
Perkuat Ketahanan Pangan
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan sejumlah kerja sama strategis untuk memperkuat pengendalian inflasi.
TPID Provinsi Bengkulu menandatangani nota kesepahaman dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bengkulu untuk meningkatkan edukasi masyarakat terkait konsumsi dan stabilitas pangan.
Selain itu, dilakukan pula kerja sama antar daerah dalam penyediaan komoditas cabai serta kemitraan dengan Perum Bulog Perwakilan Bengkulu untuk menjaga ketahanan pangan.
Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah optimistis stabilitas harga di Bengkulu tetap terjaga sehingga kebutuhan masyarakat menjelang Idulfitri dapat terpenuhi dengan baik. (hln)
TPID Bengkulu Perkuat Pengendalian Inflasi, Harga Pangan Dijaga Jelang Idulfitri






