Bengkulu, mediabengkulu.co – Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Bengkulu, Usin Abdisyah Putra Sembiring, membagikan kunci sukses dalam memimpin organisasi kepada para mahasiswa Universitas Dehasen Bengkulu.
Usin hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Pelatihan Manajemen Organisasi 2025, yang digelar oleh BEM dan Himpunan Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Unived, Sabtu (14/6/2024).
Kegiatan ini bertujuan membekali mahasiswa dengan keterampilan kepemimpinan, manajemen organisasi, komunikasi publik, serta pemanfaatan teknologi dalam organisasi.
PMO 2025 secara resmi dibuka oleh Dekan Fikes Unived, Berlian Kando, yang menekankan pentingnya penguatan karakter dan kapasitas organisasi sebagai bagian dari proses mencetak pemimpin masa depan.
Dalam materinya, Usin Sembiring menekankan pentingnya integritas, visi, dan daya tahan dalam menghadapi dinamika organisasi.
“Seorang pemimpin harus jujur, visioner, dan mampu membaca perubahan. Organisasi yang sehat lahir dari kepemimpinan yang kuat dan kolaboratif,” ungkap Usin.
Ketua Panitia, Andika Satria Yudha, menyebutkan bahwa pelatihan ini dirancang sebagai media belajar di luar kelas, yang aplikatif dan membangun semangat kerja sama antarorganisasi mahasiswa.
Sementara itu, Ketua BEM Fikes Unived, Syavira Agil Hanifah, menyampaikan PMO merupakan bagian dari strategi penguatan student government yang adaptif, digital, dan solutif.
Selain Usin Sembiring, kegiatan ini juga menghadirkan tiga narasumber lainnya: Abdussalam Al Akbar, yang membahas pemanfaatan teknologi untuk efisiensi dan transparansi organisasi.
Narasumber, Yusran Fauzi, Menjelaskan prinsip manajemen organisasi mahasiswa yang efektif dan terstruktur.
Serta narasumber Nuche Marlianto, yang melatih keterampilan berbicara di depan umum secara komunikatif dan persuasif.
Kepala Kemahasiswaan Fikes Unived, Hengki Tranado, menyampaikan bahwa pelatihan seperti ini merupakan investasi jangka panjang dalam membentuk mahasiswa yang siap bersaing di tingkat nasional dan global.
Dengan terselenggaranya PMO 2025, diharapkan peserta dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh untuk memperkuat organisasi dan membangun budaya kepemimpinan yang modern, tangguh, dan berintegritas. (hln)






