BENGKULU, mediabengkulu.co – Wakil Gubernur Bengkulu Dr.H. Rosjonsyah hadir sekaligus membuka acara Pencanangan Pembangunan Zona Integritas menuju wilayah bebas korupsi (WBK) Badan Narkotika nasional (BNN) Provinsi Bengkulu Jln Batang hari pada Senin (28/03/2022).
Wakil Gubernur dalam sambutan nya menyatakan pemerintah proviinsi sangat mengapresiasi kinerja BNN,yang telah bertekad kuat berusaha mewujudkan kerja yang anti korupsi, kolusi, dan nepotisme serta memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.
“Saya berharap, pencanangan Zona Integritas ini menjadi pijakan BNN Provinsi Bengkulu dalam menerapkan budaya kerja bebas korupsi, kolusi, dan nepotisme dalam melaksanakan tugas khususnya dalam upaya pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkoba. BNN ini harus di dukung penuh dalam program nya, negara yang sehat itu,negara yg kuat masyarakatnya, tentu saja tidak terikat atau bebas akan narkoba” Jelas Rosjonsyah.
Atas nama pemerintah provinsi bengkulu kami menyambut baik dan mendukung penuh atas Pencanangan Zona Integritas BNN provinsi bengkulu hari ini Zona Integritas adalah bagian tiga target pencapaian sasaran utama. Diantaranya meliputi peningkatan kapasitas dan akuntabilitas organisasi, pemerintah yang bersih dan bebas KKN, serta peningkatan pelayanan Publik.
“Mudah-mudahan kedepannya BNN Provinsi Bengkulu dapat menjadi Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) atau Wilayah Bersih Bebas Melayani (WBBM) yang menginspirasi kantor-kantor BNN lain untuk turut serta dalam berkomitmen mewujudkan pembangunan Zona Integritas ” Tegas mantan Bupati dua periode ini.
Senada yang ungkapkan Kepala BNN Provinsi Bengkulu, Bpk Supratman kami mengucapkan terima kasih dan apresiasinya Dari bapak Wakil Gubernur kepada keluarga besar BNN Provinsi Bengkulu.
“ Kami Di keluarga besar BNN Mendeklarasikan Kesiapan Mewujudkan Wilayah Birokrasi yang akuntabele dan profesional dengan komitmen dan kapasitas yang kami miliki kami siap memberikan layanan prima kepada masyarakat bengkulu “ ungkap kepala BNN Bengkulu.
Jadi selama ini kami berupaya dan menjaga komitmen dalam menunjang ketugasan dan menjadi bagian dari solusi serta tindakan awal untuk menangani penyalahgunaan dan pecandu narkotika atau psikotropika yang ada di Provinsi Bengkulu. (Hl)








