Kota Bengkulu, mediabengkulu.co – Wakapolda Bengkulu, Brigjen Pol. Dicky Sondani, memberikan arahan strategi Perpolisian Masyarakat kepada jajaran Polresta Bengkulu dan pemangku kepentingan, Rabu (7/1/2026).
Arahan berlangsung di Aula Endra Dharmalaksana Polresta Bengkulu.
Wakapolda menegaskan keamanan dan ketertiban tidak bisa dijaga Polri sendiri.
Ia mendorong kolaborasi kuat dengan camat dan lurah sebagai mitra strategis.
“Polri harus hadir dan bekerja bersama pemerintah kecamatan dan kelurahan. Keamanan lahir dari kebersamaan,” kata Brigjen Pol. Dicky Sondani.
Kolaborasi itu diwujudkan melalui program satu desa satu Bhabinkamtibmas, patroli bersama, mediasi konflik sosial, serta pengamanan wilayah berbasis partisipasi warga.
Ia juga menekankan peran fungsi Binmas dalam mencegah penyalahgunaan narkoba dan meredam konflik sejak dini.
“Pendekatan persuasif dan dialog harus dikedepankan. Selesaikan masalah sebelum berkembang,” ujarnya.
Wakapolda turut mendorong keterlibatan Hansip dan Linmas dalam patroli terpadu.
Penyelesaian konflik berbasis kearifan lokal dan hukum adat dinilai efektif jika mengutamakan musyawarah.
Pendataan kependudukan menjadi perhatian serius. Data yang akurat dinilai penting untuk pencegahan kejahatan dan mendukung penyelidikan.
Selain itu, Polri diminta memperkuat koordinasi dengan pemerintah kecamatan dan kelurahan dalam penanganan bencana dan situasi darurat.
Kegiatan dihadiri Kapolresta Bengkulu Kombes Pol. Sudarno, Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol. Ichsan Nur, pejabat utama Polresta, kapolsek, camat, lurah, serta Bhabinkamtibmas.
Kegiatan berakhir pukul 15.30 WIB. Situasi berlangsung aman dan kondusif.
Wakapolda Bengkulu Tekankan Sinergi Polri–Pemda Lewat Perpolisian Masyarakat






