Wamen Dikti Kunjungi Rejang Lebong, Bangun Pendidikan Unggul

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Stella Christie. (foto: ist)

Rejang Lebong, mediabengkulu.co – Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Prof. Stella Christie, dijadwalkan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Rejang Lebong pada Rabu (20/8/2025).

Kunjungan ini menjadi titik awal dalam persiapan pendirian Sekolah Unggulan Garuda, program strategis nasional yang menjadi bagian dari visi Presiden Prabowo Subianto, untuk menciptakan generasi unggul dan berdaya saing global.

Bupati Rejang Lebong H.M. Fikri Thobari, menyambut baik rencana pembentukan sekolah unggulan tersebut.

Menurutnya, program ini sejalan dengan komitmen daerah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan menciptakan masa depan yang lebih cerah bagi generasi muda.

“Kami melihat Sekolah Garuda bukan hanya proyek pendidikan, tetapi juga investasi masa depan bangsa. Rejang Lebong siap berkontribusi dalam mewujudkan cita-cita Presiden Prabowo menghadirkan sekolah unggulan bertaraf internasional di berbagai daerah,” ujar Bupati.

Bupati juga mengungkapkan, Pemkab Rejang Lebong sudah menyiapkan lahan seluas 20 Hektar di Balai Diklat Danau Mas Harun Bastari, Desa Mojorejo, Kecamatan Selupu Rejang.

Dengan demikian, Rejang Lebong siap menjadi tuan rumah bagi Sekolah Unggulan Garuda dan mempersiapkan generasi muda yang unggul dan berdaya saing global.

Wamen Prof. Stella Christie, menekankan Sekolah Garuda adalah langkah nyata untuk menghadirkan pendidikan kelas dunia di Indonesia.

“Sekolah Garuda bukan eksklusif, tetapi inklusif. Anak-anak dari berbagai latar belakang punya kesempatan yang sama, dengan pembiayaan beasiswa penuh. Kami ingin memastikan talenta terbaik bangsa bisa berkembang tanpa hambatan ekonomi,” jelas Stella.

Fikri menambahkan, dengan kehadiran Sekolah Garuda, Rejang Lebong berpeluang menjadi salah satu pusat pendidikan unggulan di Sumatera.

“Kita menyiapkan segala kebutuhan, mulai dari lahan hingga dukungan masyarakat. Kami optimistis ini bisa menjadi ikon pendidikan baru sekaligus magnet bagi perkembangan daerah,” pungkas Fikri. (Yurnal)