Seluma, mediabengkulu.co – Camat Ilir Talo, Kabupaten Seluma, Zaiyadi Abdillah, mewakili warganya menagih janji Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah.
Zaiyadi mengatakan, sebelumnya Gubernur Bengkulu telah berjanji kepada masyarakat Kabupaten Seluma khusunya masyarakat Ilir Talo untuk melakukan perbaikan jalan, pada Pilkada 2020 lalu.
Waktu itu Rohidin menyampaikan akan membangun jalan lintas Ilir Talo dari Dusun Baru menuju Pasar Talo sampai ke pesisir barat Desa Rawa Indah dan Pasar Seluma.
“Kami mengingatkan kembali kepada bapak gubernur untuk memenuhi janji, ungkap Zaiyadi, didampingi beberapa masyarakat Dusun Baru, Jumat (21/6/2024).
Karena belum ada tindak lanjut dari pihak Pemerintah Provinsi Bengkulu, akhirnya masyarakat Ilir Talo khusunya Desa Dusun Baru bersama pihak pemerintah desa dan kecamatan.
Secara gotong royong perbaiki sendiri terhadap jalan yang rusak tersebut, yang tercatat sebagai aset Pemerintah Provinsi Bengkulu.
Dengan cara menimbun jalan yang berlubang, dengan menggunakan bahan dan peralatan seadanya seperti cangkul dan sekop.
Perbaikan jalan yang rusak ini, kata Zaiyadi sudah pihaknya lakukan sejak dua minggu yang lalu hingga saat ini, Jumat (21/6) secara swadaya.
Jalan yang rusak tersebut jika musim hujan banyak genangan air karena jalan sudah banyak yang berlubang, serta saluran drainase sudah banyak yang rusak dan tersumbat.
Sedangkan jika musim panas tiba, jalan menjadi berdebu bahkan debu bertebangan sampai kepelataran rumah-rumah warga setempat.
“Terima kasih. Kepada warga Dusun Baru yang telah kerja bakti atau gotong royong dalam menimbun jalan provinsi ini,” kata Zaiyadi.
Pihaknya berharap kepada Pemerintah Provinsi Bengkulu dan anggota DPRD Provinsi Bengkulu Dapil VII Seluma agar dapat meninjau langsung ke lokasi jalan yang rusak tersebut.
“Kami berharap pihak pemerintah dan DPRD selaku wakil kami agar dapat menganggarkan perbaikan jalan di tahun anggaran 2025,” harap Zaiyadi.
Masih dikatakan Zaiyadi, setiap Musrenbang mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga Musrenbang kabupaten jalan tersebut menjadi usulan prioritas utama untuk diperbaiki.
“Akan tetapi waktu diajukan ke provinsi hilang terus anggarannya, di tahun 2024 ini informasinya mau dibangun tapi anggarannya tidak ada, jadi kami mohon dapat diperbaiki 2025 mendatang,” kata dia.
Zaiyadi juga mengajak kepada masyarakat Ilir Talo yang memiliki mobil truk untuk berjibaku menurunkan material batu koral untuk menimbun dalamnya lobang-lobang yang ada di jalan Dusun Baru.
Laporan : Alsoni Mukhtiar // Editor : Sony






